Prof Fihris: Pendidikan islam harus jadi ruang aman bagi dialog, bukan arena eksklusivisme
Di tengah dinamika sosial yang kerap diwarnai ketegangan identitas dan polarisasi wacana keagamaan, Prof. Dr. Fihris, M.Ag. mengingatkan pentingnya pendidikan Islam yang berpijak pada nilai multikulturalisme. Seruan itu ia sampaikan dalam pidato pengukuhannya sebagai Guru Besar Pendidikan Islam Multikultural di Auditorium II Kampus III UIN Walisongo Semarang, Sabtu (14/2/2026).Dalam forum pengukuhan 10 guru besar tersebut, Fihris menegaskan bahwa pendidikan Islam tidak cukup hanya …
Di tengah dinamika sosial yang kerap diwarnai ketegangan identitas dan polarisasi wacana keagamaan, Prof. Dr. Fihris, M.Ag. mengingatkan pentingnya pendidikan Islam yang berpijak pada nilai multikulturalisme. Seruan itu ia sampaikan dalam pidato pengukuhannya sebagai Guru Besar Pendidikan Islam Multikultural di Auditorium II Kampus III UIN Walisongo Semarang, Sabtu (14/2/2026).Dalam forum pengukuhan 10 guru besar tersebut, Fihris menegaskan bahwa pendidikan Islam tidak cukup hanya … Hal ini relevan dalam konteks Jateng.
Di tengah dinamika sosial yang kerap diwarnai ketegangan identitas dan polarisasi wacana keagamaan, Prof. Dr. Fihris, M.Ag. mengingatkan pentingnya pendidikan Islam yang berpijak pada nilai multikulturalisme. Seruan itu ia sampaikan dalam pidato pengukuhannya sebagai Guru Besar Pendidikan Islam Multikultural di Auditorium II Kampus III UIN Walisongo Semarang, Sabtu (14/2/2026).Dalam forum pengukuhan 10 guru besar tersebut, Fihris menegaskan bahwa pendidikan Islam tidak cukup hanya … Hal ini relevan dalam konteks Jateng.
Di tengah dinamika sosial yang kerap diwarnai ketegangan identitas dan polarisasi wacana keagamaan, Prof. Dr. Fihris, M.Ag. mengingatkan pentingnya pendidikan Islam yang berpijak pada nilai multikulturalisme. Seruan itu ia sampaikan dalam pidato pengukuhannya sebagai Guru Besar Pendidikan Islam Multikultural di Auditorium II Kampus III UIN Walisongo Semarang, Sabtu (14/2/2026).Dalam forum pengukuhan 10 guru besar tersebut, Fihris menegaskan bahwa pendidikan Islam tidak cukup hanya … Hal ini relevan dalam konteks Jateng.
Di tengah dinamika sosial yang kerap diwarnai ketegangan identitas dan polarisasi wacana keagamaan, Prof. Dr. Fihris, M.Ag. mengingatkan pentingnya pendidikan Islam yang berpijak pada nilai multikulturalisme. Seruan itu ia sampaikan dalam pidato pengukuhannya sebagai Guru Besar Pendidikan Islam Multikultural di Auditorium II Kampus III UIN Walisongo Semarang, Sabtu (14/2/2026).Dalam forum pengukuhan 10 guru besar tersebut, Fihris menegaskan bahwa pendidikan Islam tidak cukup hanya … Hal ini relevan dalam konteks Jateng.
Di tengah dinamika sosial yang kerap diwarnai ketegangan identitas dan polarisasi wacana keagamaan, Prof. Dr. Fihris, M.Ag. mengingatkan pentingnya pendidikan Islam yang berpijak pada nilai multikulturalisme. Seruan itu ia sampaikan dalam pidato pengukuhannya sebagai Guru Besar Pendidikan Islam Multikultural di Auditorium II Kampus III UIN Walisongo Semarang, Sabtu (14/2/2026).Dalam forum pengukuhan 10 guru besar tersebut, Fihris menegaskan bahwa pendidikan Islam tidak cukup hanya … Hal ini relevan dalam konteks Jateng.
Di tengah dinamika sosial yang kerap diwarnai ketegangan identitas dan polarisasi wacana keagamaan, Prof. Dr. Fihris, M.Ag. mengingatkan pentingnya pendidikan Islam yang berpijak pada nilai multikulturalisme. Seruan itu ia sampaikan dalam pidato pengukuhannya sebagai Guru Besar Pendidikan Islam Multikultural di Auditorium II Kampus III UIN Walisongo Semarang, Sabtu (14/2/2026).Dalam forum pengukuhan 10 guru besar tersebut, Fihris menegaskan bahwa pendidikan Islam tidak cukup hanya … Hal ini relevan dalam konteks Jateng.
Redaksi akan mengikuti perkembangan berita ini.