JogjaJateng .com

BPS: Inflasi Jateng di Maret 2026 capai 3,54 persen

April 1, 2026 • Jogja jateng
BPS: Inflasi Jateng di Maret 2026 capai 3,54 persen

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi Jawa Tengah pada Maret 2026 sebesar 3,54 persen, turun dibanding bulan sebelumnya yang mencapai 4,43 persen."Inflasi tertinggi terjadi di Kota Tegal yang mencapai 3,99 persen," kata Kepala BPS Jawa Tengah Ali Said di Semarang, RabuAdapun inflasi terendah, lanjut dia, terjadi di Kabupaten Wonosobo sebesar 3,15 persen.Ia menuturkan kenaikan harga sejumlah bahan kebutuhan pokok memberi andil terhadap terjadinya inflasi, seperti …

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi Jawa Tengah pada Maret 2026 sebesar 3,54 persen, turun dibanding bulan sebelumnya yang mencapai 4,43 persen."Inflasi tertinggi terjadi di Kota Tegal yang mencapai 3,99 persen," kata Kepala BPS Jawa Tengah Ali Said di Semarang, RabuAdapun inflasi terendah, lanjut dia, terjadi di Kabupaten Wonosobo sebesar 3,15 persen.Ia menuturkan kenaikan harga sejumlah bahan kebutuhan pokok memberi andil terhadap terjadinya inflasi, seperti … Hal ini relevan dalam konteks Jateng.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi Jawa Tengah pada Maret 2026 sebesar 3,54 persen, turun dibanding bulan sebelumnya yang mencapai 4,43 persen."Inflasi tertinggi terjadi di Kota Tegal yang mencapai 3,99 persen," kata Kepala BPS Jawa Tengah Ali Said di Semarang, RabuAdapun inflasi terendah, lanjut dia, terjadi di Kabupaten Wonosobo sebesar 3,15 persen.Ia menuturkan kenaikan harga sejumlah bahan kebutuhan pokok memberi andil terhadap terjadinya inflasi, seperti … Hal ini relevan dalam konteks Jateng.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi Jawa Tengah pada Maret 2026 sebesar 3,54 persen, turun dibanding bulan sebelumnya yang mencapai 4,43 persen."Inflasi tertinggi terjadi di Kota Tegal yang mencapai 3,99 persen," kata Kepala BPS Jawa Tengah Ali Said di Semarang, RabuAdapun inflasi terendah, lanjut dia, terjadi di Kabupaten Wonosobo sebesar 3,15 persen.Ia menuturkan kenaikan harga sejumlah bahan kebutuhan pokok memberi andil terhadap terjadinya inflasi, seperti … Hal ini relevan dalam konteks Jateng.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi Jawa Tengah pada Maret 2026 sebesar 3,54 persen, turun dibanding bulan sebelumnya yang mencapai 4,43 persen."Inflasi tertinggi terjadi di Kota Tegal yang mencapai 3,99 persen," kata Kepala BPS Jawa Tengah Ali Said di Semarang, RabuAdapun inflasi terendah, lanjut dia, terjadi di Kabupaten Wonosobo sebesar 3,15 persen.Ia menuturkan kenaikan harga sejumlah bahan kebutuhan pokok memberi andil terhadap terjadinya inflasi, seperti … Hal ini relevan dalam konteks Jateng.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi Jawa Tengah pada Maret 2026 sebesar 3,54 persen, turun dibanding bulan sebelumnya yang mencapai 4,43 persen."Inflasi tertinggi terjadi di Kota Tegal yang mencapai 3,99 persen," kata Kepala BPS Jawa Tengah Ali Said di Semarang, RabuAdapun inflasi terendah, lanjut dia, terjadi di Kabupaten Wonosobo sebesar 3,15 persen.Ia menuturkan kenaikan harga sejumlah bahan kebutuhan pokok memberi andil terhadap terjadinya inflasi, seperti … Hal ini relevan dalam konteks Jateng.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi Jawa Tengah pada Maret 2026 sebesar 3,54 persen, turun dibanding bulan sebelumnya yang mencapai 4,43 persen."Inflasi tertinggi terjadi di Kota Tegal yang mencapai 3,99 persen," kata Kepala BPS Jawa Tengah Ali Said di Semarang, RabuAdapun inflasi terendah, lanjut dia, terjadi di Kabupaten Wonosobo sebesar 3,15 persen.Ia menuturkan kenaikan harga sejumlah bahan kebutuhan pokok memberi andil terhadap terjadinya inflasi, seperti … Hal ini relevan dalam konteks Jateng.

Redaksi akan mengikuti perkembangan berita ini.

Sumber: jogjajateng.com

Advertising Space

Slot 01 Available

Book Now

Promotion Slot

Slot 02 Available

Contact Admin

Sponsorship

Slot 03 Available

Partner With Us