Batang masifkan jemput bola siswa mogok sekolah
Pemerintah Kabupaten Batang, Jawa Tengah, memasifkan gerakan jemput bola pada siswa mogok sekolah ke rumahnya masing-masing sebagai upaya mencegah bertambahnya pelajar putus sekolah.Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Batang Bambang Suryantoro Sudinyo, di Batang, Selasa, mengatakan bahwa pihaknya mencatat ada 551 siswa SD, sekitar 1.400 siswa SMP, dan 1.145 siswa SMA/SMK yang tidak lagi melanjutkan pendidikan karena beberapa alasan."Angka-angka di atas bukanlah sekadar …
Pemerintah Kabupaten Batang, Jawa Tengah, memasifkan gerakan jemput bola pada siswa mogok sekolah ke rumahnya masing-masing sebagai upaya mencegah bertambahnya pelajar putus sekolah.Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Batang Bambang Suryantoro Sudinyo, di Batang, Selasa, mengatakan bahwa pihaknya mencatat ada 551 siswa SD, sekitar 1.400 siswa SMP, dan 1.145 siswa SMA/SMK yang tidak lagi melanjutkan pendidikan karena beberapa alasan."Angka-angka di atas bukanlah sekadar … Hal ini relevan dalam konteks Jateng.
Pemerintah Kabupaten Batang, Jawa Tengah, memasifkan gerakan jemput bola pada siswa mogok sekolah ke rumahnya masing-masing sebagai upaya mencegah bertambahnya pelajar putus sekolah.Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Batang Bambang Suryantoro Sudinyo, di Batang, Selasa, mengatakan bahwa pihaknya mencatat ada 551 siswa SD, sekitar 1.400 siswa SMP, dan 1.145 siswa SMA/SMK yang tidak lagi melanjutkan pendidikan karena beberapa alasan."Angka-angka di atas bukanlah sekadar … Hal ini relevan dalam konteks Jateng.
Pemerintah Kabupaten Batang, Jawa Tengah, memasifkan gerakan jemput bola pada siswa mogok sekolah ke rumahnya masing-masing sebagai upaya mencegah bertambahnya pelajar putus sekolah.Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Batang Bambang Suryantoro Sudinyo, di Batang, Selasa, mengatakan bahwa pihaknya mencatat ada 551 siswa SD, sekitar 1.400 siswa SMP, dan 1.145 siswa SMA/SMK yang tidak lagi melanjutkan pendidikan karena beberapa alasan."Angka-angka di atas bukanlah sekadar … Hal ini relevan dalam konteks Jateng.
Pemerintah Kabupaten Batang, Jawa Tengah, memasifkan gerakan jemput bola pada siswa mogok sekolah ke rumahnya masing-masing sebagai upaya mencegah bertambahnya pelajar putus sekolah.Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Batang Bambang Suryantoro Sudinyo, di Batang, Selasa, mengatakan bahwa pihaknya mencatat ada 551 siswa SD, sekitar 1.400 siswa SMP, dan 1.145 siswa SMA/SMK yang tidak lagi melanjutkan pendidikan karena beberapa alasan."Angka-angka di atas bukanlah sekadar … Hal ini relevan dalam konteks Jateng.
Pemerintah Kabupaten Batang, Jawa Tengah, memasifkan gerakan jemput bola pada siswa mogok sekolah ke rumahnya masing-masing sebagai upaya mencegah bertambahnya pelajar putus sekolah.Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Batang Bambang Suryantoro Sudinyo, di Batang, Selasa, mengatakan bahwa pihaknya mencatat ada 551 siswa SD, sekitar 1.400 siswa SMP, dan 1.145 siswa SMA/SMK yang tidak lagi melanjutkan pendidikan karena beberapa alasan."Angka-angka di atas bukanlah sekadar … Hal ini relevan dalam konteks Jateng.
Pemerintah Kabupaten Batang, Jawa Tengah, memasifkan gerakan jemput bola pada siswa mogok sekolah ke rumahnya masing-masing sebagai upaya mencegah bertambahnya pelajar putus sekolah.Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Batang Bambang Suryantoro Sudinyo, di Batang, Selasa, mengatakan bahwa pihaknya mencatat ada 551 siswa SD, sekitar 1.400 siswa SMP, dan 1.145 siswa SMA/SMK yang tidak lagi melanjutkan pendidikan karena beberapa alasan."Angka-angka di atas bukanlah sekadar … Hal ini relevan dalam konteks Jateng.
Redaksi akan mengikuti perkembangan berita ini.