JogjaJateng .com

PPMA se-Indonesia menghadiri tradisi buka luwur Sultan Raden Fattah Demak

December 3, 2025 • Jogja jateng
PPMA se-Indonesia menghadiri tradisi buka luwur Sultan Raden Fattah Demak

PPMA se-Indonesia Hadiri Tradisi Buka Luwur Sultan Raden Fattah Demak

Demak, 21 Juni 2023 – Anggota Perhimpunan Pemangku Makam Auliya (PPMA) se-Indonesia berkumpul dalam satu wadah dalam rangka menghadiri tradisi buka luwur atau penggantian kain penutup makam Sultan Raden Fattah, tokoh Wali Songo dan pendiri Demak. Tradisi penting ini berlangsung di kompleks Masjid Agung Demak, Rabu (21/6). Kehadiran PPMA ini sebagai bentuk dukungan dalam merawat warisan para Wali dan menjaga tradisi keagamaan turun-temurun.

Sebelum prosesi utama, kegiatan diawali dengan silaturahmi nasional seluruh anggota PPMA di Pendopo Kabupaten Demak. Pertemuan ini menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi antar pemangku makam auliya dari berbagai daerah di Indonesia.

Ribuan orang, termasuk anggota PPMA, masyarakat Demak, dan pejabat daerah, ikut serta dalam kirab prosesi buka luwur. Kirab ini dimulai dari Pendopo Kabupaten Demak dan menyusuri jalan protokol, kemudian menuju ke kompleks Masjid Agung Demak. Takmir Masjid Agung Demak, jajaran pemerintahan Kabupaten Demak, dan Paguyuban Kebudayaan Demak turut serta dalam kirab ini.

Suasana khidmat menyelimuti kompleks Masjid Agung Demak saat prosesi buka luwur dimulai. Pembawahan air wangi dan doa dipantangkan sebelum kain penutup makam Sultan Raden Fattah diganti. Proses ini menjadi simbol penghormatan dan penyemangat terhadap para wali yang telah mendarkan agama Islam di Indonesia.

Ketua PPMA Pusat, kepada awak media, menyampaikan bahwa tradisi buka luwur ini sangat penting untuk menjaga tradisi keagamaan dan menghormati para Wali Songo. “Kehadiran kita hari ini, bukan hanya sekadar mengikuti tradisi, tetapi juga sebagai wujud cinta dan respect kita kepada para tokoh agama Islam yang telah berjuang untuk agama kita,” katanya.

Ia juga menekankan peran penting PPMA dalam melestarikan warisan para Wali Songo. PPMA, menurutnya, akan terus berupaya untuk menjaga dan merawat makam-makam para Wali, serta mengedukasi masyarakat tentang perjuangan dan pesan-pesan mereka.

Ujang, salah seorang anggota PPMA dari Kalimantan, menambahkan bahwa pertemuan ini, selain menghadiri tradisi buka luwur, menjadi momen yang berharga untuk mempererat tali silaturahmi dan belajar dari berbagai daerah. “Kami sangat bangga bisa menghadiri acara ini dan ikut dalam menjaga tradisi berharga ini,” ujarnya.

Tradisi buka luwur Sultan Raden Fattah menjadi bukti nyata dari rasa cinta warga Demak terhadap ulama dan pahlawan nasionalnya. Kehadiran PPMA dari seluruh Indonesia menunjukkan bahwa warisan para Wali tetap dipertahankan dan dihormati oleh generasi penerus.

Sumber: jogjajateng.com

Advertising Space

Slot 01 Available

Book Now

Promotion Slot

Slot 02 Available

Contact Admin

Sponsorship

Slot 03 Available

Partner With Us