UN sounds alarm as landmine deaths rise amid funding cuts
UN Beri Suara Alarm: Kematian akibat Ranjau Darat Melonjak di Tengah Pemotongan Dana
Gencatan senjata tak selamanya menandakan akhir dari penderitaan. Picu oleh konflik yang telah berlarut-larut di berbagai belahan dunia, ranjau darat meninggalkan warisan kematian yang mencekam. Di Gaza, Sudan, dan beberapa negara lain, korban sipil terus menjadi sasaran fatal serangan alat peledak ini, baik yang tertanam sejak konflik lampau maupun yang baru saja digeletakkan.
Pernyataan mengejutkan ini disampaikan oleh para pekerja dehumanisasi di seluruh dunia pada Rabu (3 Desember). Mereka menyoroti peningkatan angka kematian akibat ranjau darat dan mendesak dunia untuk memberikan dukungan lebih besar bagi upaya pemberantasannya.
Tetapi, harapan mereka diiringi oleh kenyataan pahit. Dana yang dialokasikan untuk kegiatan deminasi mengalami pemotongan drastis.
“Kami menerima laporan mengerikan tentang peningkatan korban jiwa akibat ranjau darat, anak-anak termasuk di dalamnya,” ungkap [Nama Narasumber dan Peran], “. Namun, upaya kita untuk menyelamatkan nyawa ini semakin terpacu oleh kekurangan dana. Situasi ini sangat mengkhawatirkan dan mengindikasikan kurangnya komitmen global untuk mengatasi ancaman serius ini.”
Pemotongan dana ini, menurut para pekerja deminasi, secara langsung berdampak pada keberhasilan program pemberantasan ranjau darat. Program-program yang membutuhkan sumber daya untuk survei, deteksi, pemindahan, dan pemusnahan ranjau darat terancam kekurangan tim lapangan, peralatan sensitif, dan pelatihan.
Kurangnya dana juga memperlambat proses pembersihan wilayah terdampak konflik, yang pada akhirnya berakibat pada jutaan orang yang hidup dalam ketakutan dan kesulitan.
[Kata penyebutan|Nama Narasumber dan Peran] melanjutkan, “Kita harus bekerja dengan cepat dan efektif untuk membersihkan ranjau darat dan menyelamatkan nyawa. Untuk itu, kita membutuhkan dukungan finansial yang memadai dari negara-negara dan pihak-pihak donor internasional.”
Nilai kemanusiaan dari partisipasi global dalam mendukung deminasi tidak dapat diremehkan. Pemberantasan ranjau darat merupakan investasi penting untuk masa depan yang aman dan damai bagi seluruh dunia. Memberikan akses penuh sekolah, pertanian, dan infrastruktur bagi masyarakat terdampak, sekaligus membebaskan mereka dari ancaman terus-menerus.
Dana yang dialokasikan untuk deminasi tidak hanya menyelamatkan nyawa, tetapi juga membuka peluang untuk pembangunan dan rekonsiliasi pasca-konflik. Pembebasan dari ancaman ranjau darat akan menciptakan peluang ekonomi baru, meningkatkan mutu hidup, dan mendorong penyelesaian konflik secara holistik.
Para pekerja deminasi mendesak dunia untuk tidak mengabaikan krisis ini. Syarat untuk menciptakan dunia yang lebih toleran dan damai dipenuhi dengan membangun lingkungan yang aman dan bebas dari ancaman ranjau darat. Dukungan finansial yang konsisten dan terencana adalah kunci untuk mencapai tujuan ini dan menghentikan penderitaan akibat ancaman tersebut.