Akademisi sebut buku berperan membuka ruang publik
Akademisi Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta Prof Zainal Arifin Mochtar atau akrab disapa ProfUceng mengatakan bahwa buku berperan membuka ruang publik."Karena buku itu kalau Anda baca, Anda membangun kesadaran, dan sebenarnya pada saat yang sama membuka ruangan ruang publik, ruang diskursus, ruang perdebatan, ruang wacana," katanya di Semarang, Jateng, Sabtu.Hal tersebut disampaikannya saat diskusi dan press conference bertajuk "Gerakan Literasi untuk …
Akademisi Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta Prof Zainal Arifin Mochtar atau akrab disapa ProfUceng mengatakan bahwa buku berperan membuka ruang publik."Karena buku itu kalau Anda baca, Anda membangun kesadaran, dan sebenarnya pada saat yang sama membuka ruangan ruang publik, ruang diskursus, ruang perdebatan, ruang wacana," katanya di Semarang, Jateng, Sabtu.Hal tersebut disampaikannya saat diskusi dan press conference bertajuk "Gerakan Literasi untuk … Hal ini relevan dalam konteks Jateng.
Akademisi Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta Prof Zainal Arifin Mochtar atau akrab disapa ProfUceng mengatakan bahwa buku berperan membuka ruang publik."Karena buku itu kalau Anda baca, Anda membangun kesadaran, dan sebenarnya pada saat yang sama membuka ruangan ruang publik, ruang diskursus, ruang perdebatan, ruang wacana," katanya di Semarang, Jateng, Sabtu.Hal tersebut disampaikannya saat diskusi dan press conference bertajuk "Gerakan Literasi untuk … Hal ini relevan dalam konteks Jateng.
Akademisi Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta Prof Zainal Arifin Mochtar atau akrab disapa ProfUceng mengatakan bahwa buku berperan membuka ruang publik."Karena buku itu kalau Anda baca, Anda membangun kesadaran, dan sebenarnya pada saat yang sama membuka ruangan ruang publik, ruang diskursus, ruang perdebatan, ruang wacana," katanya di Semarang, Jateng, Sabtu.Hal tersebut disampaikannya saat diskusi dan press conference bertajuk "Gerakan Literasi untuk … Hal ini relevan dalam konteks Jateng.
Akademisi Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta Prof Zainal Arifin Mochtar atau akrab disapa ProfUceng mengatakan bahwa buku berperan membuka ruang publik."Karena buku itu kalau Anda baca, Anda membangun kesadaran, dan sebenarnya pada saat yang sama membuka ruangan ruang publik, ruang diskursus, ruang perdebatan, ruang wacana," katanya di Semarang, Jateng, Sabtu.Hal tersebut disampaikannya saat diskusi dan press conference bertajuk "Gerakan Literasi untuk … Hal ini relevan dalam konteks Jateng.
Akademisi Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta Prof Zainal Arifin Mochtar atau akrab disapa ProfUceng mengatakan bahwa buku berperan membuka ruang publik."Karena buku itu kalau Anda baca, Anda membangun kesadaran, dan sebenarnya pada saat yang sama membuka ruangan ruang publik, ruang diskursus, ruang perdebatan, ruang wacana," katanya di Semarang, Jateng, Sabtu.Hal tersebut disampaikannya saat diskusi dan press conference bertajuk "Gerakan Literasi untuk … Hal ini relevan dalam konteks Jateng.
Akademisi Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta Prof Zainal Arifin Mochtar atau akrab disapa ProfUceng mengatakan bahwa buku berperan membuka ruang publik."Karena buku itu kalau Anda baca, Anda membangun kesadaran, dan sebenarnya pada saat yang sama membuka ruangan ruang publik, ruang diskursus, ruang perdebatan, ruang wacana," katanya di Semarang, Jateng, Sabtu.Hal tersebut disampaikannya saat diskusi dan press conference bertajuk "Gerakan Literasi untuk … Hal ini relevan dalam konteks Jateng.
Redaksi akan mengikuti perkembangan berita ini.