JogjaJateng .com

Pakar sebut “Smart city” bukan soal banyak aplikasi

September 29, 2026 • Jogja jateng
Pakar sebut "Smart city" bukan soal banyak aplikasi

Pakar Teknologi informasi (TI) Prof Ridwan Sanjaya menegaskan bahwa konsep smart citybukan soal banyak aplikasi yang disediakan pemerintah daerah (pemda) untuk melayani masyarakat."Secara awalnya seperti itu. Kemudiankarena semua punya sendiri-sendiri, semua OPD punya sendiri-sendiri, membangun sendiri-sendiri, maka ini bisa banyak akun. Akunnya tersebar-sebar," katanyadi Semarang, Jawa Tengah, Selasa.Hal tersebut disampaikansaat menjadi pembicara pada "Pendayagunaan …

Pakar Teknologi informasi (TI) Prof Ridwan Sanjaya menegaskan bahwa konsep smart citybukan soal banyak aplikasi yang disediakan pemerintah daerah (pemda) untuk melayani masyarakat."Secara awalnya seperti itu. Kemudiankarena semua punya sendiri-sendiri, semua OPD punya sendiri-sendiri, membangun sendiri-sendiri, maka ini bisa banyak akun. Akunnya tersebar-sebar," katanyadi Semarang, Jawa Tengah, Selasa.Hal tersebut disampaikansaat menjadi pembicara pada "Pendayagunaan … Hal ini relevan dalam konteks Jateng.

Pakar Teknologi informasi (TI) Prof Ridwan Sanjaya menegaskan bahwa konsep smart citybukan soal banyak aplikasi yang disediakan pemerintah daerah (pemda) untuk melayani masyarakat."Secara awalnya seperti itu. Kemudiankarena semua punya sendiri-sendiri, semua OPD punya sendiri-sendiri, membangun sendiri-sendiri, maka ini bisa banyak akun. Akunnya tersebar-sebar," katanyadi Semarang, Jawa Tengah, Selasa.Hal tersebut disampaikansaat menjadi pembicara pada "Pendayagunaan … Hal ini relevan dalam konteks Jateng.

Pakar Teknologi informasi (TI) Prof Ridwan Sanjaya menegaskan bahwa konsep smart citybukan soal banyak aplikasi yang disediakan pemerintah daerah (pemda) untuk melayani masyarakat."Secara awalnya seperti itu. Kemudiankarena semua punya sendiri-sendiri, semua OPD punya sendiri-sendiri, membangun sendiri-sendiri, maka ini bisa banyak akun. Akunnya tersebar-sebar," katanyadi Semarang, Jawa Tengah, Selasa.Hal tersebut disampaikansaat menjadi pembicara pada "Pendayagunaan … Hal ini relevan dalam konteks Jateng.

Pakar Teknologi informasi (TI) Prof Ridwan Sanjaya menegaskan bahwa konsep smart citybukan soal banyak aplikasi yang disediakan pemerintah daerah (pemda) untuk melayani masyarakat."Secara awalnya seperti itu. Kemudiankarena semua punya sendiri-sendiri, semua OPD punya sendiri-sendiri, membangun sendiri-sendiri, maka ini bisa banyak akun. Akunnya tersebar-sebar," katanyadi Semarang, Jawa Tengah, Selasa.Hal tersebut disampaikansaat menjadi pembicara pada "Pendayagunaan … Hal ini relevan dalam konteks Jateng.

Pakar Teknologi informasi (TI) Prof Ridwan Sanjaya menegaskan bahwa konsep smart citybukan soal banyak aplikasi yang disediakan pemerintah daerah (pemda) untuk melayani masyarakat."Secara awalnya seperti itu. Kemudiankarena semua punya sendiri-sendiri, semua OPD punya sendiri-sendiri, membangun sendiri-sendiri, maka ini bisa banyak akun. Akunnya tersebar-sebar," katanyadi Semarang, Jawa Tengah, Selasa.Hal tersebut disampaikansaat menjadi pembicara pada "Pendayagunaan … Hal ini relevan dalam konteks Jateng.

Pakar Teknologi informasi (TI) Prof Ridwan Sanjaya menegaskan bahwa konsep smart citybukan soal banyak aplikasi yang disediakan pemerintah daerah (pemda) untuk melayani masyarakat."Secara awalnya seperti itu. Kemudiankarena semua punya sendiri-sendiri, semua OPD punya sendiri-sendiri, membangun sendiri-sendiri, maka ini bisa banyak akun. Akunnya tersebar-sebar," katanyadi Semarang, Jawa Tengah, Selasa.Hal tersebut disampaikansaat menjadi pembicara pada "Pendayagunaan … Hal ini relevan dalam konteks Jateng.

Redaksi akan mengikuti perkembangan berita ini.

Sumber: jogjajateng.com

Advertising Space

Slot 01 Available

Book Now

Promotion Slot

Slot 02 Available

Contact Admin

Sponsorship

Slot 03 Available

Partner With Us