Pakar sebut “Smart city” bukan soal banyak aplikasi
Pakar Teknologi informasi (TI) Prof Ridwan Sanjaya menegaskan bahwa konsep smart citybukan soal banyak aplikasi yang disediakan pemerintah daerah (pemda) untuk melayani masyarakat."Secara awalnya seperti itu. Kemudiankarena semua punya sendiri-sendiri, semua OPD punya sendiri-sendiri, membangun sendiri-sendiri, maka ini bisa banyak akun. Akunnya tersebar-sebar," katanyadi Semarang, Jawa Tengah, Selasa.Hal tersebut disampaikansaat menjadi pembicara pada "Pendayagunaan …
Pakar Teknologi informasi (TI) Prof Ridwan Sanjaya menegaskan bahwa konsep smart citybukan soal banyak aplikasi yang disediakan pemerintah daerah (pemda) untuk melayani masyarakat."Secara awalnya seperti itu. Kemudiankarena semua punya sendiri-sendiri, semua OPD punya sendiri-sendiri, membangun sendiri-sendiri, maka ini bisa banyak akun. Akunnya tersebar-sebar," katanyadi Semarang, Jawa Tengah, Selasa.Hal tersebut disampaikansaat menjadi pembicara pada "Pendayagunaan … Hal ini relevan dalam konteks Jateng.
Pakar Teknologi informasi (TI) Prof Ridwan Sanjaya menegaskan bahwa konsep smart citybukan soal banyak aplikasi yang disediakan pemerintah daerah (pemda) untuk melayani masyarakat."Secara awalnya seperti itu. Kemudiankarena semua punya sendiri-sendiri, semua OPD punya sendiri-sendiri, membangun sendiri-sendiri, maka ini bisa banyak akun. Akunnya tersebar-sebar," katanyadi Semarang, Jawa Tengah, Selasa.Hal tersebut disampaikansaat menjadi pembicara pada "Pendayagunaan … Hal ini relevan dalam konteks Jateng.
Pakar Teknologi informasi (TI) Prof Ridwan Sanjaya menegaskan bahwa konsep smart citybukan soal banyak aplikasi yang disediakan pemerintah daerah (pemda) untuk melayani masyarakat."Secara awalnya seperti itu. Kemudiankarena semua punya sendiri-sendiri, semua OPD punya sendiri-sendiri, membangun sendiri-sendiri, maka ini bisa banyak akun. Akunnya tersebar-sebar," katanyadi Semarang, Jawa Tengah, Selasa.Hal tersebut disampaikansaat menjadi pembicara pada "Pendayagunaan … Hal ini relevan dalam konteks Jateng.
Pakar Teknologi informasi (TI) Prof Ridwan Sanjaya menegaskan bahwa konsep smart citybukan soal banyak aplikasi yang disediakan pemerintah daerah (pemda) untuk melayani masyarakat."Secara awalnya seperti itu. Kemudiankarena semua punya sendiri-sendiri, semua OPD punya sendiri-sendiri, membangun sendiri-sendiri, maka ini bisa banyak akun. Akunnya tersebar-sebar," katanyadi Semarang, Jawa Tengah, Selasa.Hal tersebut disampaikansaat menjadi pembicara pada "Pendayagunaan … Hal ini relevan dalam konteks Jateng.
Pakar Teknologi informasi (TI) Prof Ridwan Sanjaya menegaskan bahwa konsep smart citybukan soal banyak aplikasi yang disediakan pemerintah daerah (pemda) untuk melayani masyarakat."Secara awalnya seperti itu. Kemudiankarena semua punya sendiri-sendiri, semua OPD punya sendiri-sendiri, membangun sendiri-sendiri, maka ini bisa banyak akun. Akunnya tersebar-sebar," katanyadi Semarang, Jawa Tengah, Selasa.Hal tersebut disampaikansaat menjadi pembicara pada "Pendayagunaan … Hal ini relevan dalam konteks Jateng.
Pakar Teknologi informasi (TI) Prof Ridwan Sanjaya menegaskan bahwa konsep smart citybukan soal banyak aplikasi yang disediakan pemerintah daerah (pemda) untuk melayani masyarakat."Secara awalnya seperti itu. Kemudiankarena semua punya sendiri-sendiri, semua OPD punya sendiri-sendiri, membangun sendiri-sendiri, maka ini bisa banyak akun. Akunnya tersebar-sebar," katanyadi Semarang, Jawa Tengah, Selasa.Hal tersebut disampaikansaat menjadi pembicara pada "Pendayagunaan … Hal ini relevan dalam konteks Jateng.
Redaksi akan mengikuti perkembangan berita ini.