JogjaJateng .com

Farmers Can Now Measure and Benefit From Fruit Tree Carbon Trade

December 19, 2025 • Jogja jateng
Farmers Can Now Measure and Benefit From Fruit Tree Carbon Trade

Petani Kini Bisa Mengukur dan Memanfaatkan Perdagangan Karbon Pohon-Pohon Buah

NAIROBI – Petani kini memiliki kesempatan baru untuk mengukur dan mendapatkan keuntungan dari kontribusi mereka dalam memerangi perubahan iklim. Sebuah formula telah dikembangakan yang memungkinkan pengukuran karbon yang tersimpan di dalam pohon-pohon buah.

Perkembangan ini membuka jalan bagi perdagangan karbon yang berfokus pada sektor pertanian. Pohon buah, sebagai penyerap karbon alami, dapat berperan penting dalam mengurangi emisi gas rumah kaca.

Formula ini dirancang untuk diimplementasikan secara mudah oleh petani di lapangan, sehingga membantu mereka memahami nilai karbon yang tersimpan dalam kebun mereka. Dengan informasi ini, petani dapat berpartisipasi dalam skema perdagangan karbon, menjual kredit karbon yang dihasilkan oleh pohon buah mereka.

“Ini adalah peluang besar bagi petani untuk mendapatkan penghasilan tambahan dan sekaligus berkontribusi dalam mengatasi perubahan iklim,” ujar dr. Abeni, peneliti di bidang pertanian dan agronomi, dalam konferensi internasional tentang konservasi hutan dan pertanian.

Efek Positif bagi Petani

Kepastian tentang nilai karbon yang tersimpan dalam pohon-pohon buah dapat merubah paradigma petani. Selain sebagai sumber makanan, pohon buah juga menjadi aset bernilai ekonomis yang dapat direalisasikan.

“Dengan mengetahui berapa banyak karbon yang tersimpan, petani dapat menjualnya dan mendapatkan sumber pendapatan baru. Ini bisa sangat bermanfaat bagi petani kecil yang seringkali memiliki sumber penghasilan yang terbatas,” lanjutnya.

Selain modal tambahan, formula ini juga mendorong petani untuk lebih memperhatikan pengelolaan kebun mereka. Pohon-pohon buah yang sehat dan produktif akan menyerap lebih banyak karbon, meningkatkan nilai karbon yang dapat dijual.

Dampak Lingkungan

Berbagi manfaat dari perdagangan karbon dapat menjadi stimulus bagi pengembangan pertanian berkelanjutan.

“Ketika petani memiliki insentif untuk menjaga hutan dan mengamankan karbon, mereka akan termotivasi untuk menerapkan praktik pertanian yang lebih ramah lingkungan,” imbuh dr. Abeni.

Pemanfaatan formula ini dapat berkontribusi dalam menjaga keseimbangan ekosistem, melindungi habitat satwa liar, dan melemahkan dampak perubahan iklim.

Tantangan yang Terhadap

Meskipun menawarkan berbagai manfaat, implementasi formula pengukuran karbon ini juga dihadapkan dengan beberapa tantangan.

Ketersediaan infrastruktur untuk monitoring dan verifikasi penyimpanan karbon masih terbatas, terutama di daerah-daerah terpencil. Selain itu, pemahaman masyarakat terhadap konsep perdagangan karbon perlu ditingkatkan untuk memastikan keadilan dan transparansi dalam implementasinya.

Kesimpulan

Bertransformasi menjadi petani “pengumpul karbon” ini membuka peluang besar bagi sektor pertanian untuk berkontribusi dalam memerangi perubahan iklim. Dengan penerapan yang tepat dan terstruktur, formula ini dapat membawa manfaat ekonomi bagi sektor pertanian dan membantu menjaga kelestarian lingkungan.

Sumber: jogjajateng.com

Advertising Space

Slot 01 Available

Book Now

Promotion Slot

Slot 02 Available

Contact Admin

Sponsorship

Slot 03 Available

Partner With Us