JogjaJateng .com

Gugatan Cerai Atalia Praratya terhadap Ridwan Kamil Jadi Sorotan, Bagaimana Nasib Hak Asuh Putra Bungsu?

December 21, 2025 • Jogja jateng
Gugatan Cerai Atalia Praratya terhadap Ridwan Kamil Jadi Sorotan, Bagaimana Nasib Hak Asuh Putra Bungsu?

Gugatan Cerai Atalia Praratya terhadap Ridwan Kamil Jadi Sorotan, Bagaimana Nasib Hak Asuh Putra Bungsu?

Bandung – Pernyataan dari Atalia Praratya, istri Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, terkait gugatan cerai yang diajukannya ke Pengadilan Agama Bandung, telah menjadi sorotan publik. Tak hanya membicarakan perihal perpisahan pasangan suami istri tersebut, publik juga ikut mempertanyakan nasib tiga orang anak mereka, termasuk Arkana Aidan Misbach, putra bungsu Ridwan Kamil dan Atalia.

Pada 1 April 2023, Atalia sendiri mempertanyakan siapa yang akan mengasuh ketiga anaknya setelah perpisahan mejadi kenyataan. “Asupan nutrisi, pendidikan, dan kepedulian, semuanya itu yang utama,” ujarnya kepada awak media. Ia menekankan bahwa saat ini, fokusnya adalah memastikan kesejahteraan anak-anak, tanpa mengorbankan hak masing-masing orang tua.

Seperti yang diungkapkan Atalia, hal krusial dalam kasus ini adalah hak asuh anak. Berdasarkan UU No. 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, hak asuh anak dibagi menjadi dua yaitu hak asuh dan hak pengasuhan. Hak asuh merupakan hak untuk memberi keputusan yang berkaitan dengan pendidikan, pemulihan, dan keselamatan anak. Sedangkan hak pengasuhan adalah hak untuk merawat dan mendidik anak sehari-hari.

Arief Widodo, pengacara keluarga, yang juga Profesor Ilmu Hukum Universitas Waduk Jatiluhur, menjelaskan, “Dalam kasus perceraian, hakim akan mempertimbangkan banyak faktor dalam menetapkan hak asuh anak, seperti usia anak, kesejahteraan, dan preferensi anak itself.”

“Hak asuh anak umumnya diberikan kepada salah satu orang tua, namun ada kemungkinan kedua orang tua mendapatkan hak asuh bersama, tergantung kondisi dan kesepakatan keduanya,” tambahnya.

Pemecatan keputusan mengenai hak asuh Arkana Aidan Misbach dan kedua saudara saudaranya akan dibahas dalam sidang pengadilan di Pengadilan Agama Bandung. Hakim akan berusaha mencari keputusan terbaik bagi kesejahteraan anak-anak, memastikan kebutuhan mereka terpenuhi, dan melanjutkan hidup mereka dengan tidak terganggu oleh situasi perceraian orang tua.

Peluang untuk penentuan hak asuh bersama dan pertemanan yang positif pun terbuka, serta menjadi sebuah contoh bagi orang-orang yang menghadapi masalah serupa.

Meskipun terpaan sensasi pemberitaan dan sorotan publik sangatlah deras, pembagian hak asuh anak tetap menjadi prioritas utama dalam kasus ini.

Keberhasilan proses perceraian tanpa sengketa terbuka, terutama dibidang hak asuh anak menjadi harapan publik, dan menjadi contoh bagi semua pihak yang tengah menghadapi permasalahan serupa. Yakinlah bahwa hak-hak anak harus selalu menjadi prioritas utama dalam setiap proses perpisahan, demi masa depan mereka yang lebih cerah dan bahagia.

Sumber: jogjajateng.com

Advertising Space

Slot 01 Available

Book Now

Promotion Slot

Slot 02 Available

Contact Admin

Sponsorship

Slot 03 Available

Partner With Us