JogjaJateng .com

Gus Yahya Buka Suara Soal Jatah Tambang NU: Sejak Awal Kami Tidak Minta

December 25, 2025 • Jogja jateng
Gus Yahya Buka Suara Soal Jatah Tambang NU: Sejak Awal Kami Tidak Minta

Gus Yahya Buka Suara Soal Jatah Tambang NU: Sejak Awal Kami Tidak Minta

Jakarta, Rabu (27 Des 2023) – Pola pengalokasian konsesi tambang yang dikaitkan dengan NU kembali menjadi sorotan setelah isu euforia dan “jatah tambang” muncul ke publik. Gus Yahya Cholil, Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), akhirnya buka suara menanggapi isu ini.

Dalam konferensi pers di Jakarta hari ini, Gus Yahya menegaskan bahwa sejak awal NU tidak pernah meminta atau mengajukan permintaan atas alokasi khusus tambang. “Bahwasannya sebagai organisasi umat Islam terbesar di Indonesia, NU tidak pernah mengajukan, tidak pernah meminta, dan tidak pernah memiliki cita-cita untuk memiliki konsesi tambang,” tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Gus Yahya memaparkan bahwa NU berada dalam posisi yang berbeda dengan partai politik.

“NU bukanlah partai politik yang mengejar kekuasaan untuk kepentingan parpol,” ujarnya.

Gus Yahya menekankan bahwa NU justru selalu memperjuangkan keadilan, kesejahteraan, dan pembangunan untuk seluruh masyarakat Indonesia. Baginya, transparansi dan adil bagi semua pihak merupakan prinsip utama dalam pengelolaan sumberdaya alam, termasuk tambang.

“Konsesi tambang adalah kebijakan pemerintah, tentu diharapkan kedepannya ada koordinasi yang baik Jogjajateng.com Kementrian ESDM, perusahaan tambang, dan warga lokal. Ada musyawarah yang baik, sehingga selain memberikan manfaat bagi negara, juga merugikan kepentingan masyarakat,” jelas Gus Yahya.

Gus Yahya juga mengecam praktik eksploitasi tambang yang merugikan masyarakat dan lingkungan. Ia mendorong agar pengelolaan tambang dilakukan secara berkelanjutan dan lestari.

“Kita sangat berharap agar pengelolaan tambang benar-benar memperhatikan aspek kesejahteraan dan lingkungan. Supaya tidak hanya menguntungkan segelintir orang, tapi juga berkelanjutan untuk generasi mendatang,” tambah Gus Yahya.

Di akhir konferensi pers, Gus Yahya mengajak seluruh elemen bangsa untuk bekerja sama dalam mewujudkan pengelolaan sumber daya alam yang adil dan berkelanjutan.

“Mari kita bersama-sama mendorong agar pengelolaan tambang bisa berjalan dengan baik, transparan dan berkelanjutan. Jangan sampai hanya menguntungkan segelintir orang, tapi merugikan banyak pihak,” pungkasnya.

Kesimpulan

Melalui konferensi persnya, Gus Yahya meyakinkan publik bahwa NU tidak terlibat dalam polemik alokasi konsesi tambang. Ia menegaskan bahwa NU komitmen pada prinsip keadilan, kesejahteraan, dan pembangunan bagi seluruh masyarakat Indonesia. Gus Yahya juga menekankan pentingnya transparansi dan koordinasi dalam pengelolaan tambang, serta mengajak seluruh elemen bangsa untuk bekerja sama mewujudkan pengelolaan sumber daya alam yang adil dan berkelanjutan.

Sumber: jogjajateng.com

Advertising Space

Slot 01 Available

Book Now

Promotion Slot

Slot 02 Available

Contact Admin

Sponsorship

Slot 03 Available

Partner With Us