Slank konser amal di Bali untuk korban banjir Sumatera
Slank Raih Rp 1 Miliar untuk Korban Banjir Sumatera lewat Konser Amal
Sanur, Bali – Legenda musik Indonesia Slank memutuskan untuk merayakan peringatan 40 tahun berkarya dengan aksi sosial meningkatkan semangat suka cita dan memberikan bantuan kepada saudara-saudara di Sumatera yang terdampak banjir dahsyat beberapa waktu lalu.
Senin (24/4), konser amal bertajuk “Bangkit Bersama Slank” diselenggarakan di Pantai Mertasari, Sanur, Bali. Penggemar Slank dari berbagai penjuru negeri berdatangan untuk menyaksikan konser ini, selain menghibur diri, mereka juga berkontribusi meringankan beban saudara-saudara terdampak bencana.
Keputusan untuk menggelar konser amal ini dilatarbelakangi oleh bencana banjir yang melanda sejumlah daerah di Sumatera. “Di tengah bencana dan kesusahan yang terjadi, kami diingatkan ada saudara-saudara kita yang sedang membutuhkan. Kami ingin berkontribusi dan memberikan semangat bangkit untuk mereka,” jelas Kaka, vokalis Slank, dalam sambutannya di atas panggung.
Besar antusiasme dan dukungan penggemar, terlihat dari tiket-tiket yang ludes terjual di hari H. Slank menampilkan berbagai lagu hits mereka dan menghibur penonton selama lebih dari tiga jam. Kehadiran grup musik ikonik seperti Ipank, Bonjo, dan Abdee sukses menghangatkan malam dan menggerakan energi positif bagi semua yang hadir.
Tak hanya musik, konser amal ini juga diisi dengan beragam wahana hiburan untuk anak-anak dan pembelian merchandise Slank. Keuntungan dari penjualan tiket, merchandise, dan donasi langsung di lokasi seluruhnya akan disumbangkan kepada korban banjir di Sumatera untuk membantu proses pemulihan dan rekonstruksi.
“Hingga saat ini, total hasil yang terkumpul mencapai Rp 1 miliar. Ini merupakan wujud nyata kepedulian dan solidaritas dari seluruh pihak kepada saudara-saudara di Sumatera,” ujar Andi, manajer logistik konser. Andi menambahkan, sumber hasil dana ini hanya dari penjualan tiket konser dan merchandise, tak ada sponsor yang terlibat.
Konser amal Slank ini menjadi salah satu bentuk nyata tanggung jawab sosial dalam rangka merayakan ulang tahun band legendary. Ini juga menjadi inspirasi bagi para seniman lain untuk turut berkontribusi membantu sesama di tengah kesulitan.
Melalui musik dan kepedulian, Slank berhasil mengukuhkan posisinya sebagai legenda bukan hanya di jenjang musik, namun juga sebagai ikon solidaritas dan kolaborasi untuk membangun Indonesia yang lebih baik. Showering love and support for those in need, Slank proved once again that music has the power to unite and inspire, even in times of tragedy.