JogjaJateng .com

Rumah Ambruk Diterjang Hujan, Diding Boneng Terpaksa Tinggal Sementara di Kantor RW

December 30, 2025 • Jogja jateng
Rumah Ambruk Diterjang Hujan, Diding Boneng Terpaksa Tinggal Sementara di Kantor RW

Rumah Ambruk Diterjang Hujan, Diding Boneng Terpaksa Tinggal Sementara di Kantor RW

Jakarta – Hujan deras yang mengguyur wilayah Jakarta dan sekitarnya, mengakibatkan sejumlah rumah roboh. Salah satunya menimpa rumah milik Diding Boneng, warga Kelurahan Condet, Kecamatan Matraman, Jakarta Timur. Akibat terdampak banjir dan robohnya atap, Diding Boneng terpaksa mengungsi ke kantor Ketua RT setempat.

Insiden rumah ambruk ini terjadi pada Sabtu, 14 Oktober 2023, sekira pukul 14.00 WIB ketika hujan deras disertai angin kencang menerpa kawasan tersebut.

“Saat hujan deras, tiba-tiba ada suara keras seperti benturan dari atap. Lalu, atap rumah retak dan ambruk di tengah ruangan. Saya dan keluarga panik, langsung lari menyelamatkan diri,” tutur Diding Boneng di kantor RW setempat.

Ia mengatakan, rumah yang ia tinggali telah berusia puluhan tahun dan belum pernah mengalami perbaikan secara menyeluruh. Kondisi atap yang sudah lapuk diperparah dengan hujan deras yang menyebabkan genteng menjadi tidak kuat menahan beban air.

“Rumah ini sudah tua, sudah lama memang perlu direnovasi. Tapi karena keterbatasan ekonomi, belum memungkinkan,” ungkap Diding Boneng sambil mengusap wajahnya yang masih basah kuyup.

Saat ini, Diding Boneng dan ahlikeluarganya lima orang berteduh di kantor RW setempat. Ia berharap dapat segera mendapatkan bantuan dari pemerintah terkait untuk membantu proses pemulihan dan mendapatkan tempat tinggal sementara.

“Kami sangat bersyukur dengan bantuan dari Ketua RW dan warga sekitar yang telah membantu kami secepatnya. Kami doakan semoga pemerintah dapat segera turun tangan dan memberikan bantuan bagi kami,” harapnya.

Salah satu tetangga Diding Boneng, Bu Ani, juga mengungkapkan kekhawatirannya terhadap kondisi rumah yang rapuh di sekitar. Menurutnya, banyak rumah tua di lingkungannya yang membutuhkan renovasi agar terhindar dari kejadian serupa.

“Merasa khawatir karena banyak rumah di sini yang sudah tua dan belum pernah di perhatikan kondisinya. Kebanyakan penghuni rumah berlowongan masyarakat dengan kondisi ekonomi terbatas. Semoga pemerintah bisa memperhatikan dan memberikan bantuan,” ujar Bu Ani.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jakarta Timur, Asep, menuturkan pihaknya telah menerima laporan kejadian rumah ambruk tersebut. Ia meninjau langsung lokasi kejadian dan memastikan para korban mendapatkan tempat tinggal sementara serta bantuan logistik.

“Kami telah menyediakan tempat pengungsian di kantor RW setempat. Selain itu, kami juga akan mendata kerugian yang dialami korban dan melakukan pendataan untuk later memberikan bantuan,” jelas Asep.

Asep menghimbau kepada warga untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap cuaca ekstrem dan segera melaporkan apabila terjadi kerusakan bangunan ke pihak berwajib.

Kasus rumah ambruk di Jakarta Timur ini menjadi pengingat penting bagi membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya melakukan perawatan dan renovasi rutin terhadap bangunan, khususnya rumah berusia lama.

Sumber: jogjajateng.com

Advertising Space

Slot 01 Available

Book Now

Promotion Slot

Slot 02 Available

Contact Admin

Sponsorship

Slot 03 Available

Partner With Us