TNI Hadir saat Sidang Nadiem Makarim, Jaksa: Untuk Keamanan
TNI Hadir saat Sidang Nadiem Makarim, Jaksa: Untuk Keamanan
Jakarta – Sidang perdana kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook yang melibatkan mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim, berlangsung di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Rabu (5/1). Kehadiran tiga orang prajurit TNI yang terlihat di sekitar ruang sidang memicu pertanyaan publik.
Juru Bicara Kejaksaan Agung (Kejagung), Ermy Yuliantoro, ketika dikonfirmasi, menjelaskan kehadiran prajurit TNI tersebut bukan untuk mengamankan terdakwa.
“Kehadiran prajurit TNI tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan Pengadilan Tipikor, bukan untuk mengamankan terdakwa sendiri,” ujar Ermy.
Ermy menjelaskan bahwa Kejagung telah bekerja sama dengan pihak kepolisian dan keamanan pengadilan untuk memastikan lancarnya jalannya proses hukum.
“Ya, (kehadiran TNI) untuk keamanan dan ketertiban di lingkungan Pengadilan Tipikor. Kami, sebagai penegak hukum, selalu berkoordinasi dengan pihak kepolisian sebagai aparat penegak keamanan sekitar tempat kejadian perkara,” ungkap Ermy.
Di samping penjelasan itu, pihak Kepolisian telah mengonfirmasi bahwa kehadiran formasi TNI sebagai bagian dari pengamanan umum di lingkungan pengadilan merupakan hal lumrah.
“Penjagaan di area pengadilan memang sering melibatkan berbagai macam unit, termasuk TNI. Hal ini dilakukan untuk menjaga keamanan dan ketertiban pengadilan secara umum,” jelas Perwira Pengamanan Pengadilan Tipikor Jakarta yang dimintai konfirmasi.
Sementara itu, sidang perdana Nadiem Makarim yang dit gelar pada Rabu (5/1) membahas pembukaan persidangan dan pembacaan surat dakwaan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU).
Pada pembacaan dakwaan tersebut, Nadiem Makarim dipersangkakan melakukan tindakan korupsi dalam tender pengadaan laptop Chromebook.
Terdakwa Nadiem Makarim hadir di persidangan dengan mengenakan baju batik berwarna biru muda dan rompi tahanan. Ia tampak tenang dan terlihat sesekali berdiskusi dengan kuasa hukumnya.
Sidang selanjutnya akan dilanjutkan dengan mendengarkan keterangan saksi-saksi yang dihadirkan oleh JPU.
Kesimpulan
Kehadiran tiga orang prajurit TNI pada sidang perdana Nadiem Makarim, mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, di Pengadilan Tipikor Jakarta bertujuan untuk menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan pengadilan, bukan untuk mengamankan terdakwa. Hal ini merupakan unsur rutin dari sistem keamanan pengadilan yang melibatkan kerjasama Jogjajateng.com Kejagung, kepolisian, dan TNI.