Mendagri Pastikan Stok Beras buat Daerah Bencana Sumatera Aman hingga 6 Bulan
Mendagri Pastikan Stok Beras Buat Daerah Bencana Sumatera Aman hingga 6 Bulan
Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian memastikan stok beras untuk daerah terdampak bencana, yakni Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh, aman hingga enam bulan ke depan.
Hal ini disampaikan Tito Karnavian saat memimpin rapat koordinasi terkait penanganan bencana di tiga provinsi tersebut, yang berlangsung di Jakarta, Rabu (19/12/2023). Menurut Tito, pihaknya telah melakukan pengecekan stok beras di gudang pemerintah dan importir.
“Berdasarkan data yang kita kumpulkan bersama, stok beras di tiga provinsi tersebut cukup memadai. Stok beras yang tersedia dapat mencukupi kebutuhan masyarakat selama enam bulan ke depan,” tegas Tito.
Meskipun stok beras terjamin, Mendagri tetap menghimbau masyarakat waspada terhadap potensi inflasi dan kelangkaan pasokan. Ia meminta pemerintah daerah untuk terus memantau harga dan ketersediaan beras di lapangan.
“Pemerintah daerah harus proaktif dalam mengantisipasi potensi gangguan pasokan dan harga. Kami dorong agar pemerintah daerah memperkuat sistem distribusi beras yang efisien dan transparan, serta meningkatkan koordinasi dengan stakeholders terkait,” imbau Tito.
Selain memantau stok beras, Mendagri juga menekankan pentingnya pemulihan infrastruktur dan layanan dasar di daerah bencana.
Tito mencatat, saat ini fokus utama pemerintah adalah mendukung evakuasi penduduk yang terdampak, menyediakan kebutuhan pokok seperti makanan, air minum, obat-obatan, dan tempat tinggal sementara.
“Penanganan kesehatan dan rehabilitasi korban juga menjadi prioritas. Perlu dilakukan penyediaan fasilitas kesehatan yang adequate, serta dukungan psikologis bagi korban,” ujarnya.
Mendagri juga menegaskan komitmen Pemerintah untuk membantu proses pemulihan dan rekonstruksi di daerah bencana. Ia mengatakan bahwa Pemkab dan Pemprov telah diminta untuk menyusun rencana detail mengenai kebutuhan dan prioritas dalam pemulihan bencana.
“Pemerintah pusat akan terus memberikan dukungan penuh dalam bentuk pendanaan, logistik, dan bantuan teknis untuk membantu proses pemulihan dan rekonstruksi di tiga provinsi tersebut. Kita berharap masyarakat dapat bangkit dan pulih kembali dari bencana ini,” tambah Tito.
Kesimpulan
Tiga provinsi di Sumatra, yaitu Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh, dapat dipastikan memiliki stok beras yang aman hingga enam bulan ke depan. Meskipun demikian, pemerintah tetap berupaya keras untuk memantau harga dan ketersediaan beras di lapangan serta mengantisipasi potensi gangguan pasokan. Fokus utama pemerintah saat ini adalah mendukung evakuasi penduduk, menyediakan kebutuhan pokok, layanan kesehatan, dan rehabilitasi korban. Komitmen Pemerintah untuk membantu proses pemulihan dan rekonstruksi di daerah bencana ini di teruskan dengan dukungan pendanaan, logistik, dan bantuan teknis.