JogjaJateng .com

RSUD Kudus membebastugaskan dua pegawai yang diduga berbuat mesum

January 5, 2026 • Jogja jateng
RSUD Kudus membebastugaskan dua pegawai yang diduga berbuat mesum

RSUD Kudus Membebastugaskan Dua Pegawai Terduga Perbuatan Mesum

Kudus, 5 Januari 2023 – Manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. Loekmono Hadi Kudus mengambil langkah tegas terhadap dua pegawainya yang diduga melakukan perbuatan mesum di tempat kerja. Keduanya telah dibebastugaskan sementara setelah beredarnya potongan video yang diduga merekam aktivitas mereka melalui kamera CCTV.

Pembeastian tersebut diumumkan langsung oleh Direktur RSUD dr. Loekmono Hadi Kudus Abdul Hakam. “Per hari ini, Senin (5/1) sudah kami keluarkan surat keputusan pembebastugasan dan sudah saya tandatangani. Keduanya dibebastugaskan sampai nanti ada keputusan lebih lanjut,” ujar Abdul Hakam di sela-sela kegiatannya di RSUD.

Video yang beredar di media sosial memperlihatkan dua pegawai, yang identitasnya belum dipublikasikan, diduga melakukan tindakan yang melanggar norma dan etika di tempat kerja. Abdul Hakam menegaskan bahwa tindakan yang diperlihatkan pada video tersebut dinilai serius dan tidak dapat ditoleransi dalam lingkungan kerja RSUD.

“Tentu saja tindakan seperti ini sangat merugikan, apalagi dilakukan di tempat kerja yang seharusnya menjadi tempat pelayanan dan keselarasan,” ungkapnya.

Manajemen RSUD mengatakan bahwa proses investigasi terkait insiden ini masih berlanjut. Tim internal tengah menyelidiki kejadian secara menyeluruh untuk mendapatkan bukti yang jelas dan memastikan kebenaran video yang beredar.

“Setelah ada keputusan resmi dari hasil investigasi, kami akan mengambil langkah-langkah selanjutnya sesuai dengan peraturan dan hukum yang berlaku,” tegas Abdul Hakam. Ia juga memastikan bahwa proses investigasi akan dilakukan dengan transparan dan adil untuk memastikan keadilan bagi semua pihak.

RSUD dr. Loekmono Hadi Kudus berkomitmen untuk menjaga integritas dan profesionalisme seluruh pegawainya. Ia berharap kejadian ini dapat menjadi pembelajaran bagi seluruh staff untuk lebih waspada dan menjauhi segala tindakan yang dapat merusak tatanan kerja dan profesionalitas RSUD.

Kejadian ini juga menjadi polemik di masyarakat. Sebagian warga mengutuk keras tindakan kedua pegawai tersebut dan mendukung langkah tegas yang diambil manajemen RSUD.

“Kejadian seperti ini sangat memalukan bagi rumah sakit yang seharusnya menjadi tempat penyembuhan dan pelayanan kesehatan,” ujar salah satu warga Kudus.

Namun, ada pula warga yang meyakini bahwa mereka berhak mendapatkan kesempatan untuk menjelaskan dan mendapat proses hukum yang adil.

“Semoga kejadian ini tidak jadi prejudisi. Mereka tetap berhak untuk mendapatkan proses hukum yang fair,” ungkap warga lainnya.

Peristiwa ini masih terus dipantau dan menunggu putusan akhir terkait sanksi yang akan diberikan kepada kedua pegawainya tersebut.

Sumber: jogjajateng.com

Advertising Space

Slot 01 Available

Book Now

Promotion Slot

Slot 02 Available

Contact Admin

Sponsorship

Slot 03 Available

Partner With Us