JogjaJateng .com

Mengerikan, Thom Haye Dapat Ancaman Pembunuhan Usai Laga Persib Vs Persija

January 11, 2026 • Jogja jateng
Mengerikan, Thom Haye Dapat Ancaman Pembunuhan Usai Laga Persib Vs Persija

Mengerikan, Thom Haye Dapat Ancaman Pembunuhan Usai Laga Persib Vs Persija

Bandung, 22 September 2025 – Aksi tegang terjadi setelah laga Persib Bandung melawan Persija Jakarta pada laga lanjutan Super League 2025/2026. Pemain asing Persib, Thom Haye, mengaku menjadi target ancaman pembunuhan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Ia mengungkapkan hal tersebut melalui akun media sosial pribadinya, membalas durasi komentar dan pesan yang meneror dirinya.

Berdasarkan postingan Haye, ia menerima pesan yang tidak menyenangkan dengan isi yang mengancam nyawanya.

“Saya merasa very very disturbed dengan pesan-pesan antetangan yang saya terima. Saya tidak pernah menyangka akan mendapat ancaman pembunuhan, ini sudah keterlaluan,” ungkap Haye dalam postingannya. Ia berharap pihak berwajib dapat menyelidiki kasus ini dengan serius.

Persib Bandung sendiri menang dalam laga tersebut dengan skor 2-1. Kemenangan yang penuh perjuangan ini tampaknya memicu reaksi emosional dari sebagian pendukung Persija. Ancaman pembunuhan bukanlah tindakan yang dapat diterima dalam konteks sepakbola.

Kapten Persib Bandung, Marc Klok, juga ikut angkat bicara mengenai pengalaman Haye ini.

“Tentu saja, kami mendukung Thom sepenuhnya. Ancaman seperti ini tidak dapat kita abaikan. Sepakbola seharusnya menjadi wadah untuk hiburan dan persahabatan, bukan menjadi ajang kekerasan dan ancaman.” ujar Klok dengan tegas.

Koordinator Humas Persib Bandung, Pak Tommy, mengatakan bahwa klub akan berkomitmen penuh mendukung Thom Haye dalam menghadapi situasi ini.

“Kami telah mengonfirmasi dengan Thom langsung dan sekarang kami sedang berkoordinasi dengan pihak kepolisian,” papar Tommy. Ia menegaskan bahwa Persib tidak akan membiarkan oknum yang melakukan ancaman ini lolos dari sanksi hukum.

Peristiwa ini menjadi momentum bagi seluruh stakeholder sepakbola Indonesia untuk kembali fokus pada pentingnya sportifitas dan menghormati lawan.

Seperti yang disampaikan oleh Direktur Liga Super Indonesia, Pak Budi,

“Kami mengecam keras tindakan brutal dan tidak sportif ini. Liga Super Indonesia berkomitmen untuk menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi seluruh pemain dan staf. Pihak kepolisian telah ditugaskan untuk menyelidiki kasus ini dan menangkap pelaku yang bertanggung jawab.”

Ancaman pembunuhan tidak hanya bersifat melanggar hukum, tetapi juga mencerminkan sisi gelap dari sepakbola yang perlu segera diberantas.

Liga Super Indonesia dan seluruh klub sepakbola harus bekerja sama untuk menciptakan suasana yang lebih sportif dan menghormati kepada semua pemain. Sepakbola adalah untuk hiburan, bukan untuk menakuti dan mengancam.

Sumber: jogjajateng.com

Advertising Space

Slot 01 Available

Book Now

Promotion Slot

Slot 02 Available

Contact Admin

Sponsorship

Slot 03 Available

Partner With Us