JogjaJateng .com

UN chief ‘shocked’ by reports of excessive force against protesters in Iran

January 11, 2026 • Jogja jateng
UN chief ‘shocked’ by reports of excessive force against protesters in Iran

Sekjen PBB ‘Terkejut’ oleh Laporan Kekerasan Berlebihan terhadap Demonstran di Iran

New York, 11 Januari 2026 – Sekretaris Jenderal PBB, António Guterres, menyatakan keprihatinannya yang mendalam dan kejutannya atas laporan kekerasan dan penggunaan kekuatan berlebihan oleh pihak berwenang Iran terhadap para demonstran di seluruh negara.

Guterres menyerukan agar segala bentuk kekerasan dihentikan segera dan mendesak pemerintah Iran untuk memulihkan akses komunikasi yang terputus di berbagai wilayah.

“Saya sangat terkejut dan prihatin dengan laporan tentang kekerasan dan penggunaan kekuatan berlebihan oleh pihak berwenang Iran terhadap demonstran di berbagai kota,” ujar Guterres dalam keterangan resmi. “Penting untuk diingat bahwa hak rakyat untuk berunjuk rasa dan menyuarakan kekecewaan mereka adalah hak dasar yang terjamin oleh hukum internasional.”

Unrest di Iran telah berlangsung selama tiga minggu, dipicu oleh kemarahan publik terhadap kematian seorang wanita muda bernama Mahsa Amini akibat penahanan oleh polisi moralitas. Amini ditangkap karena dianggap melanggar aturan berpakaian yang ketat di Iran.

Demonstrasi yang dimulai sebagai bentuk protes atas kematian Amini, kemudian berkembang menjadi gelombang demonstrasi yang lebih luas menuntut reformasi dan lebih banyak kebebasan di Iran. Pemerintah Iran merespons dengan mengerahkan pasukan bersenjata untuk menekan demonstrasi, yang menyebabkan sejumlah korban jiwa dan luka-luka, termasuk di kalangan anak-anak dan wanita.

Guterres menekankan perlunya proses hukum yang adil dan transparan untuk semua pihak yang terlibat dalam insiden tersebut. Ia juga mendesak pemerintah Iran untuk menghormati hak asasi manusia dan kebebasan sipil rakyatnya.

“Saya menyerukan kepada otoritas Iran untuk menunjukkan sikap menahan diri, menghormati hak asasi manusia dan kebebasan sipil yang fundamental, dan memastikan keamanan seluruh rakyatnya,” tegas Guterres. “Penting bagi seluruh pihak untuk menghindari tindakan yang dapat memperkeruh situasi dan mengancam perdamaian dan keamanan masyarakat.”

Organisasi PBB lainnya telah menyatakan keprihatinan terhadap situasi di Iran dan mendesak pemerintah Iran untuk menghentikan kekerasan serta memulihkan akses komunikasi.

Lebih lanjut, Guterres berharap situasi di Iran dapat segera kembali normal dan seluruh pihak dapat mencari solusi yang damai melalui dialog dan negosiasi.

Sumber: jogjajateng.com

Advertising Space

Slot 01 Available

Book Now

Promotion Slot

Slot 02 Available

Contact Admin

Sponsorship

Slot 03 Available

Partner With Us