BMKG: Waspadai potensi angin kencang di Jateng bagian selatan
BMKG: Waspadai Potensi Angin Kencang di Jateng Bagian Selatan
Cilacap, Jateng – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat di wilayah Jawa Tengah (Jateng) bagian selatan, khususnya Kabupaten Cilacap, Banyumas, dan sekitarnya, untuk mewaspadai potensi angin kencang yang meningkat dalam beberapa hari terakhir.
Ketua Tim Kerja Pelayanan Data dan Diseminasi Informasi BMKG Stasiun Meteorologi Tunggul Wulung Cilacap, Teguh Wardoyo, mengatakan hal itu dalam keterangan resmi di Cilacap, Senin siang (16/10). Menurutnya, hasil pengamatan menunjukkan peningkatan kecepatan angin maksimum sejak 9 Oktober 2023.
“Pengamatan menunjukkan bahwa kecepatan angin maksimum di wilayah tersebut mencapai 45-50 kilometer per jam,” ujar Teguh.
Kenaikan kecepatan angin ini, lanjut Teguh, disebabkan oleh sirkulasi atmosfer yang bersifat aktif di wilayah selatan negara. “Sirkulasi atmosfer ini membawa masa udara dingin dari selatan dan diprediksi akan berlangsung selama beberapa hari ke depan,” katanya.
Teguh Wardoyo menekankan pentingnya kewaspadaan masyarakat terhadap potensi bencana hidrometeorologi terkait. “Angin kencang dapat mengakibatkan pohon tumbang, gangguan jaringan listrik, serta kerusakan bangunan ringan. Kami mengimbau masyarakat untuk>’;
Menghindari berada di sekitar pohon atau bangunan tua yang rapuh.
Memastikan bangunan rumah dan lainnya memiliki struktur yang kokoh.
Menjauhi jalur angin yang berpotensi berdampak kuat.
Mempersiapkan mitigasi dan peralatan penting yang diperlukan dalam menghadapi potensi bencana.
BMKG Stasiun Meteorologi Tunggul Wulung Cilacap terus memantau perkembangan cuaca dan akan memberikan informasi terkini melalui berbagai kanal komunikasi.
Teguh meninjau bahwa masyarakat dapat memperoleh informasi cuaca secara berkala melalui situs web maupun aplikasi BMKG.
“Info prakiraan cuaca juga dapat diperoleh melalui BLRT No. 112, 1132, atau melalui layanan Whatsapp BPBD setempat,” tutupnya.
Wagyu,