JogjaJateng .com

Increase taxes on sugary drinks and alcohol to save lives, urges WHO

January 13, 2026 • Jogja jateng
Increase taxes on sugary drinks and alcohol to save lives, urges WHO

Tingkatkan Pajak Minuman Manis dan Alkohol untuk menyelamatkan Nyawa, Dorong WHO

Geneva, Switzerland – Lembaga Kesehatan Dunia (WHO) menyerukan kepada negara-negara untuk meningkatkan pajak pada minuman manis dan alkohol dalam upaya untuk mengatasi peningkatan masalah kesehatan global yang dipicu oleh konsumsi minuman ini.

Sebuah pernyataan resmi dari WHO yang dikeluarkan pada Selasa (13/01) menekankan bahwa minuman manis dan alkohol di banyak bagian dunia terlalu mudah diakses dan harganya relatif murah. Hal ini menjadi faktor utama yang mendorong tingginya konsumsi minuman berkalori tinggi dan dapat menyebabkan berbagai penyakit serius seperti obesitas, diabetes tipe 2, kanker, dan cedera.

“Ketersediaan dan harga murah minuman manis dan alkohol bertanggung jawab atas beban penyakit yang luar biasa,” ujar Direktur Jenderal WHO Dr. Tedros Adhanom Ghebreyesus dalam pernyataan tersebut.

WHO menekankan bahwa peningkatan pajak pada minuman manis dan alkohol dapat menjadi strategi efektif untuk mengurangi konsumsi dan dampak negatifnya terhadap kesehatan masyarakat.

Ini adalah langkah yang disarankan untuk memberikan insentif bagi konsumen untuk memilih minuman yang lebih sehat dan mengurangi penjualan minuman yang secara signifikan berkontribusi terhadap beragam masalah kesehatan.

WHO mencatat bahwa studi menunjukkan bahwa peningkatan pajak memiliki pengaruh positif dalam mengurangi konsumsi minuman manis dan alkohol. Selain itu, pendapatan yang terkumpul dari pajak dapat dialokasikan untuk program-program kesehatan masyarakat dan promosi kesehatan.

“Peningkatan pajak minuman manis dan alkohol dapat membantu melindungi masyarakat, terutama anak-anak dan orang dewasa muda, dari bahaya resiko kesehatan yang dikaitkan dengan konsumsi berlebihan,” terang Dr. Tedros.

WHO juga mendorong pemerintah untuk menerapkan strategi lain untuk mengurangi konsumsi minuman manis dan alkohol, seperti:

Membatasi penggunaan iklan, promosi, dan penjualan produk ini, terutama di dekat sekolah.  
Meningkatkan kebijakan yang mendukung penyediaan minuman sehat di tempat umum dan acara publik.  
Memantau dan melaporkan secara berkala tingkat konsumsi minuman manis dan alkohol serta efektivitas kebijakan yang diterapkan.  

Organisasi tersebut menegaskan bahwa tindakan proaktif terhadap konsumsi minuman manis dan alkohol diperlukan untuk menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan mengurangi beban penyakit di seluruh dunia. WHO berharap bahwa negara-negara akan merespon dengan cepat dan mengambil langkah-langkah konkret untuk mendukung kesehatan masyarakat dan kesejahteraan global.

Sumber: jogjajateng.com

Advertising Space

Slot 01 Available

Book Now

Promotion Slot

Slot 02 Available

Contact Admin

Sponsorship

Slot 03 Available

Partner With Us