Ukraine war: UN appeals for $2.3 billion to support aid teams’ ‘heroic work’
Ukraina: PBB Mengajukan Dana US$2,3 Miliar untuk Bantu Korban Perang
Kemarin, di tengah serangan Rusia yang terus meningkat di Ukraina, PBB meluncurkan seruan dana sebesar US$2,3 miliar untuk tahun 2026 guna mendukung 4,1 juta warga Ukraina yang paling rentan. Dana tersebut diklaim diperlukan untuk membantu para tim bantuan humanitarian yang bekerja keras di medan perang yang penuh risiko.
Kepala Badan Koordinasi Urusan Penduduk dan Migrasi PBB (UNHCR), Filippo Grandi, menekankan perlunya dukungan internasional yang kuat untuk rakyat Ukraina di masa sulit ini. “Perang di Ukraina telah menghancurkan kehidupan jutaan orang, dan kami melihat peningkatan angka pengungsi dan kebutuhan humanitarian yang semakin mendesak,” ujar Grandi dalam konferensi pers. “Tim bantuan kami bekerja keras di palung terabaikan, tetapi mereka membutuhkan sumber daya lebih untuk terus melaksanakan tugasnya.”
Seruan dana ini terdiri dari kebutuhan mendesak untuk sektor pangan, kesehatan, air bersih, sanitasi dan perlindungan. Diperkirakan jumlah warga Ukraina yang membutuhkan bantuan akan terus meningkat seiring berlanjutnya konflik.
Indonesia juga memberikan dukungannya terhadap warga Ukraina melalui berbagai bentuk bantuan kemanusiaan seperti pengungsian, pembukaan akses jalur kemanusiaan, dan penyediaan bantuan pangan dan obat-obatan.
PBB menekankan bahwa akses terhadap bantuan kemanusiaan harus diprioritaskan bagi semua warga Ukraina, tanpa memandang latar belakang politik atau agama mereka. Perserikatan Bangsa-Bangsa juga menyerukan penghentian segala kekerasan dan pelanggaran hak asasi manusia di Ukraina.
“Upaya diplomatik harus terus dilakukan untuk mencari solusi damai, tetapi untuk saat ini, prioritas utamanya adalah membantu para korban perang,” jelas Grandi.
Pada konferensi pers yang sama, Perwakilan Khusus PBB untuk Ukraina, Denise Brown, melaporkan adanya peningkatan kejahatan perang dan pelanggaran HAM di wilayah yang dikuasai Rusia. “Kami mendesak Rusia untuk menghentikan kegiatan militernya dan memfasilitasi akses penuh kepada bantuan kemanusiaan,” tegas Brown.
Seruan dana milion dolar ini merupakan bukti komitmen PBB terhadap Ukraina dan rakyatnya. PBB memperingatkan bahwa tanpa dukungan keuangan yang memadai, situasi humanitarian di Ukraina akan semakin memburuk.