JogjaJateng .com

Kemenkes imbau calon jemaah haji batasi walimatus safar H-7 berangkat

January 13, 2026 • Jogja jateng
Kemenkes imbau calon jemaah haji batasi walimatus safar H-7 berangkat

Kemenkes Imbau Calon Jemaah Haji Batasi Walimatus Safar H-7 Berangkat

Jakarta, ( ) – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengimbau calon jemaah haji tahun 2026 untuk membatasi tradisi walimatus safar atau acara syukuran pelepasan haji yang umumnya dilakukan pada H-7 keberangkatan.

Imbauan ini disampaikan menyusul kekhawatiran yang diutarakan Kementerian tentang berpotensi terjadinya penyebaran penyakit menular melalui kerumunan yang besar. Staf Khusus Menteri Kesehatan Bidang Komunikasi, dr. Mohammad Syahril, menyampaikan bahwa pelaksanaan walimatus safar merupakan tradisi mulia yang dianjurkan dalam agama, namun perlu dilakukan secara memperhatikan protokol kesehatan dan menghindari penyebaran penyakit.

“Kami memahami bahwa tradisi walimatus safar merupakan bentuk syukuran dan doa bagi calon jemaah haji agar ibadah mereka terlaksana dengan lancar dan khusyuk. Namun, mengingat momen ini biasanya dirayakan dengan acara yang ramai, maka kami mengimbau agar calon jemaah haji untuk tetap memperhatikan protokol kesehatan,” terang dr. Syahril.

Anjuran Batasan untuk Melindungi Kesehatan Jemaah

Kemenkes menyarankan agar pelaksanaan walimatus safar dipersingkat dan dilakukan secara sederhana. jemaat tidak perlu mengadakan acara dengan jumlah tamu yang banyak atau mengundang orang dari luar keluarga inti.

“Silahkan merayakan walimatus safar dengan pihak keluarga terdekat, dengan jumlah yang terbatas, dan tetap menjalankan protokol kesehatan seperti memakai masker, menjaga jarak, serta mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir,” ujar dr. Syahril.

Ia menambahkan, calon jemaah haji juga dianjurkan untuk menghindari kontak langsung dengan orang yang sedang sakit atau memiliki gejala flu. Pemvaksinan booster bagi calon jemaah haji juga menjadi langkah penting untuk meningkatkan imun dan daya tahan tubuh.

“Kami berharap calon jemaah haji dapat menerima imbauan ini dengan baik dan melaksanakan ibadah hajj dengan khusyuk dan sehat,” ungkap dr. Syahril.

Kesadaran Penting untuk Kesehatan Berjamaah

Pernyataan ini sejalan dengan fokus Kemenkes dalam memastikan kesehatan seluruh calon jemaah haji Indonesia. Jemaah haji merupakan kelompok rentan terhadap penyakit menular mengingat kondisi fisik dan lingkungan perjalanan yang memperpekakan mereka.

Kemenkes mengharapkan kesadaran dan kooperasi seluruh pihak, mulai dari calon jemaah sendiri, keluarga, sampai dengan pemangku kepentingan terkait, untuk mendukung kesuksesan pelaksanaan ibadah haji dengan aman dan sehat.

Memperdengarkan Kepedulian Bersama

Walimatus Safar adalah momentum ziarah syukur kepada Allah SWT dan tradisi yang menguatkan ukhuwah Islamiyah. Kemenkes menyadari pentingnya tradisi ini, namun menekankan amalan yang penuh syukur dan taat kepada Allah SWT harus diimbangi dengan menjaga kesehatan dan keselamatan diri serta orang lain.

Sumber: jogjajateng.com

Advertising Space

Slot 01 Available

Book Now

Promotion Slot

Slot 02 Available

Contact Admin

Sponsorship

Slot 03 Available

Partner With Us