Gubernur Jateng belum tetapkan status darurat bencana karena masih terkendali
Gubernur Jateng Belum Tetapkan Status Darurat Bencana
Semarang, Jawa tengah – Meskipun hujan dengan intensitas tinggi memicu banjir dan longsor di Kabupaten Jepara, Kudus, dan Pati, Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menyatakan belum menetapkan status darurat bencana. Menurut Gubernur, penanganan di lapangan oleh pihak berwenang dapat dilakukan dengan cepat dan terkendali hingga saat ini.
“Hingga saat ini penanganan di lapangan masih dapat dilakukan secara cepat dan terkendali. Sehingga belum ada penetapan darurat bencana. Tetapi kita tetap harus siap apabila terjadi perkembangan yang lebih berat,” ujar Gubernur Luthfi saat meninjau langsung banjir di Desa Banjarsari, Kecamatan Gabus, Kabupaten Pati, pada Sabtu (18/11/2023).
Gubernur Luthfi meninjau langsung kondisi di beberapa titik yang terdampak banjir di Kabupaten Pati. Ia didampingi oleh Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Tengah, Daniel Satriyo dan sejumlah pejabat daerah lainnya.
Pasca hujan deras yang melanda wilayah utara Jawa Tengah dalam beberapa hari terakhir, sejumlah wilayah dilaporkan terdampak banjir dan longsor. Banjir terjadi di Kecamatan Gabus, Pati, sementara longsor terjadi di Kabupaten Jepara dan Kudus.
Gubernur mengatakan bahwa pihaknya telah mengerahkan tim tanggap darurat untuk membantu masyarakat yang terdampak. Tim tersebut menyalurkan bantuan logistik dan melakukan evakuasi terhadap warga yang terpaksa mengungsi. Selain itu, pihak pemerintah juga membersihkan saluran drainase dan melakukan perbaikan infrastruktur yang rusak akibat bencana.
“Kami berkomitmen untuk segera membantu para korban bencana dan memulihkan kondisi wilayah yang terdampak. Jangan khawatir, kami tidak akan tinggal diam,” tegas Gubernur.
Sementara itu, Kepala BPBD Provinsi Jawa Tengah, Daniel Satriyo, menjelaskan bahwa pihaknya terus memantau perkembangan situasi di lapangan. Ia mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana lain yang dapat terjadi.
“Kami menghimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi hujan tinggi dalam beberapa hari kedepan. Jika ada tanda-tanda bencana segera cari tempat yang aman dan hubungi pihak berwajib,” imbaunya.
Kesimpulan
Meskipun hujan deras memicu banjir dan longsor di beberapa wilayah di Jawa Tengah, Gubernur Jateng Ahmad Luthfi belum menetapkan status darurat bencana. Langkah tersebut diambil karena penanganan di lapangan dapat dilakukan dengan cepat dan terkendali. Pihak pemerintah tetap memantau perkembangan situasi dan siap membantu masyarakat yang terdampak bencana.