Security Council LIVE: UN raises alarm over deadly Iran protests and ‘possible military strikes’
Dewan Keamanan PBB Mengkhawatirkan Kerusuhan dan Berpotensi Serangan Militer di Iran
New York – Dewan Keamanan PBB dalam sesi darurat di New York membahas situasi Iran yang memanas, menyusul laporan bahwa ratusan orang tewas selama gelombang demonstrasi anti-pemerintah yang berlangsung selama beberapa minggu. Sidang darurat ini diajukan oleh Amerika Serikat menyusul kepanikan dan kekhawatiran tentang situasi di Iran.
Demonstrasi yang bermula akhir Desember, dipicu oleh melonjaknya inflasi, kenaikan harga pangan, dan keruntuhan nilai mata uang nasional, memicu tindakan represif yang terkait dengan banyak korban jiwa, luka-luka, dan penangkapan massal.
Menurut sejumlah laporan langsung dari di sana, aksi demonstrasi tersebut tak hanya menargetkan pemerintah tetapi juga membawa isu-isu sosial dan ekonomi yang mendalam di Iran.
“Kami sangat prihatin dengan laporan yang mengerikan mengenai kekerasan yang dilakukan selama demonstrasi di Iran,” ujar seorang perwakilan PBB dalam sesi tersebut. “Kami mendesak pemerintah Iran untuk menghentikan semua tindakan kekerasan terhadap demonstran dan untuk mempromosikan dialog dan solusi damai.”
Perwakilan PBB menekankan pentingnya menghormati hak asasi manusia dan kebebasan berekspresi. Mereka mendesak Iran untuk:
Menghentikan penggunaan kekuatan berlebihan terhadap demonstran
Melakukan penyelidikan independen terhadap semua kematian yang terjadi selama demonstrasi
Menegakkan hak asasi manusia dan kebebasan sipil
Selain itu, PBB juga memperingatkan terhadap kemungkinan penggunaan hukuman mati terhadap para demonstran.
“Penggunaan hukuman mati terhadap para demonstran tidak bisa diterima dan kami mendesak pemerintah Iran untuk mengupayakan reformasi sistem peradilan pidana yang lebih adil,” tegas perwakilan PBB.
Sesi sidang Dewan Keamanan ini menjadi tonggak penting dalam respons internasional terhadap krisis Iran.
Pertemuan ini diharapkan dapat menarik perhatian dunia internasional terhadap situasi di Iran dan mendorong pemerintah untuk mencari solusi damai yang menghormati hak-hak asasi manusia dan kebebasan sipil bagi seluruh rakyatnya.