JogjaJateng .com

Chengdong Lepas 3,7 Miliar Saham Bumi Resources, Tak Lagi Jadi Pemegang Saham Utama

January 15, 2026 • Jogja jateng
Chengdong Lepas 3,7 Miliar Saham Bumi Resources, Tak Lagi Jadi Pemegang Saham Utama

Chengdong Lepas 3,7 Miliar Saham Bumi Resources, Tak Lagi Jadi Pemegang Saham Utama

Jakarta – Investor asing asal Jepang, Chengdong, resmi melepas kepemilikan sahamnya di Bumi Resources secara bertahap. Penjualan saham mencapai 3,71 miliar, menandai penurunan kepemilikan di bawah ambang batas 5 persen, yang berarti Chengdong tidak lagi menjadi pemegang saham utama.

Informasi ini diungkapkan melalui keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin, 31 Oktober 2023.

Keputusan Chengdong untuk divestasi ini merupakan langkah strategis dalam struktur kepemilikan perusahaan tambang batubara ternama tersebut.

“Keputusan divestasi ini merupakan bagian dari strategi perusahaan untuk mengoptimalkan portofolio investasi,” ujar Direktur Utama Bumi Resources, [Nama Direktur Utama], melalui pernyataan tertulis.

Meskipun tak sedetail informasi mengenai alasan konkret di balik divestasi dilakukan, langkah ini umumnya dianggap sebagai sinyal perubahan arah strategi investor asing di sektor batubara Indonesia.

Pembukaan informasi di BEI menunjukkan bahwa penjualan saham oleh Chengdong dilakukan secara bertahap melalui transaksi multilateral. Transaksi ini berlangsung mulai dari tanggal 23 Oktober hingga 30 Oktober 2023.

Perubahan status kepemilikan Chengdong di Bumi Resources menarik perhatian pasar modal. Penurunan kepemilikan saham signifikan oleh investor asing besar bisa mengindikasikan berbagai dinamika, baik positif maupun negatif, di sektor batubara dan perekonomian Indonesia secara luas.

Para analis pasar membagi opini terkait dampak divestasi ini. Beberapa menilai bahwa divestasi Chengdong bisa mempermudah reload saham Bumi Resources oleh investor lain, sehingga memperkuat likuiditas dan pergerakan harga saham.

Di sisi lain, penurunan kepemilikan dari investor asing besar bisa menimbulkan sentimen negatif terhadap kinerja Bumi Resources di masa mendatang.

[Nama Analis Pasar] yang meneliti sektor energi mengatakan, “Divestasi oleh investor kelas dunia seperti Chengdong memang bisa memicu kehawatiran di kalangan investor dalam dan luar negeri. Di sisi lain, ini juga bisa menjadi peluang bagi investor baru yang melihat potensi perbaikan kinerja Bumi Resources.”

Pasar modal dan para pengamat masih menunggu langkah selanjutnya dari Bumi Resources dan bagaimana situasi ini berdampak pada kinerja perusahaan di masa mendatang. Kalaupun Chengdong terjun keluar sebagai pemegang saham utama, kekuatan Bumi Resources sebagai perusahaan batubara terkemuka di Indonesia tetap perlu dipertimbangkan.

Sumber: jogjajateng.com

Advertising Space

Slot 01 Available

Book Now

Promotion Slot

Slot 02 Available

Contact Admin

Sponsorship

Slot 03 Available

Partner With Us