KKN Dik Plus Umroh, mahasiswa FKIP UMS dapat pengalaman global di Arab Saudi
KKN Dik Plus Umroh, Mahasiswa FKIP UMS Mendapat Pengalaman Global di Arab Saudi
Solo, 24 Agustus 2023 – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat program internasionalisasi melalui kegiatan Kuliah Kerja Nyata Pendidikan (KKN Dik) Plus Umroh. Dua mahasiswi FKIP UMS, Annisa Diah Miftakhul Awalin dan Qonita Lathifatus Tsaniyah, telah resmi menjalani KKN Dik di Sekolah Indonesia Jeddah (SIJ), Arab Saudi.
Dekan FKIP UMS Prof. Dr. Anam Sutopo, M.Hum., menjelaskan bahwa orientasi awal KKN Dik tersebut dijalankan pada Selasa, 22 Agustus 2023. Kegiatan ini meliputi perkenalan dengan pihak Sekolah Indonesia Jeddah, pembagian tugas dan tanggung jawab, serta penjelasan mengenai program KKN Dik yang akan dijalankan. “Kami berharap KKN Dik ini menjadi pengalaman berharga bagi kedua mahasiswa kami untuk mengembangkan diri, sekaligus memperluas wawasan di kancah internasional,” ujar Prof. Anam.
Program ini terintegrasi dengan kegiatan Umroh sehingga mahasiswa dapat menumbuhkan keimanan dan ketakwaan, serta mendapatkan pengalaman spiritual yang mendalam.
Annisa Diah Miftakhul Awalin dan Qonita Lathifatus Tsaniyah, keduanya mahasiswa program studi Pendidikan Bahasa Inggris FKIP UMS, mengungkapkan rasa antusias dan semangat untuk dapat menjalani program KKN Dik ini. Annisa menilai program ini adalah kesempatan emas untuk memperdalam pemahaman mengenai sistem pendidikan di negeri orang dan memperkaya pengalaman mengajar.
“Sebagai calon guru, saya ingin membagikan ilmu dan pengalaman yang saya miliki kepada siswa-siswa dalam program KKN Dik ini,” ujar Annisa.
Sementara itu, Qonita Lathifatus Tsaniyah menambahkan bahwa ia memiliki target untuk mengembangkan kemampuan bahasa Arabnya selama menjalani program ini. Ia juga bersemangat untuk belajar budaya Arab dan menjalin koneksi dengan masyarakat setempat.
“Saya ingin mendapatkan pengalaman langsung mengenai pendidikan anak-anak muslim di Arab Saudi. Program KKN Dik ini menjadi wadah bagi saya untuk belajar dan berkembang di luar zona nyaman,” ungkap Qonita.
KKN Dik Plus Umroh ini merupakan salah satu upaya strategis FKIP UMS dalam meningkatkan kualitas dan daya saing mahasiswa. Selain memperoleh pengalaman global, mahasiswa juga diharapkan dapat mengembangkan soft skills seperti kemampuan beradaptasi, komunikatif, kreatif, dan kritis.
Program ini juga dipercaya dapat memperluas jaringan kerjasama internasional FKIP UMS, khususnya dengan SIJ.
Keberhasilan program ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi mahasiswa, pendidikan, dan ilmu pengetahuan di bidang pendidikan, serta meneguhkan posisi Universitas Muhammadiyah Surakarta sebagai salah satu perguruan tinggi terkemuka di Indonesia.