JogjaJateng .com

Akademisi UIN Saizu ajak merawat disiplin umat melalui spirit Isra Miraj

January 16, 2026 • Jogja jateng
Akademisi UIN Saizu ajak merawat disiplin umat melalui spirit Isra Miraj

Akademisi UIN Saizu Ajak Merawat Disiplin Umat melalui Spirit Isra Miraj

Purwokerto, 17 Rajab 1444 H / 16 Februari 2023 – Bertepatan dengan peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW, akademisi Universitas Islam Negeri KH Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto, Muridan, mengajak umat Islam untuk merenungkan nilai-nilai spiritual dan sosial yang terkandung di dalamnya. Beliau menekankan bahwa Isra Miraj bukan hanya peristiwa spiritual semata, tetapi juga pesan etis tentang bagaimana iman diwujudkan dalam disiplin hidup dan kepedulian sosial.

Isra Miraj Nabi Muhammad SAW, perjalanan beliau dari Masjidil Haram ke Baitul Maqdis dan kemudian ke Sidratul Muntaha, mengandung hikmah yang sesungguhnya bersifat universal. Muridan menjelaskan, terdapat pesan-pesan penting terkait spiritualitas, moral, sosial, dan politik yang dapat dipetik dari peristiwa itu.

“Isra Miraj bukanlah sekadar kisah fantastis, tetapi sebuah petualangan rohani dan kematangan intelektual Nabi Muhammad SAW,” ujar Muridan dalam kajian yang diselenggarakan UIN Saizu. “Melalui perjalanan transenden itu, beliau menerima perintah-perintah suci yang menuntun umat manusia menuju hidayah dan kesejahteraan.”

Muridan mengemukakan, beberapa keyakinan yang terkandung dalam Isra Miraj seperti pentingnya salat lima kali sehari, majelis taklim, dan penghormatan terhadap dunia dan alam semesta, dapat menjadi refleksi untuk meningkatkan disiplin umat.

“Melainkan menjadikan dirinya hamba Allah yang sadar akan tanggung jawabnya terhadap diri sendiri, masyarakat, dan lingkungan,” paparnya. “Iman yang hakiki bukan hanya ucapan, tetapi harus terimplementasikan dalam setiap aspek kehidupan, termasuk dalam menjalankan kewajiban, melaksanakan hak-hak sesama, dan menjaga moralitas.”

Lebih lanjut, Muridan menekankan pentingnya aspek sosial dalam Isra Miraj. Ia menerangkan bahwa perjalanan Nabi Muhammad SAW ke Baitul Maqdis dan pertemuannya dengan para malaikat, rasul, dan nabi lainnya, mengandung pesan untuk umat Islam agar bersatu dan membangun persaudaraan.

“Kita diajarkan untuk saling menghargai, toleransi, dan peduli terhadap sesama manusia,” ungkap Muridan. “Sikap saling membantu, berempati, dan peduli terhadap martabat setiap individu, menjadi cerminan nyata dari ajaran Isra Mi’raj.”

Akhirnya, Muridan mengajak umat Islam untuk menjadikan peringatan Isra Miraj sebagai momentum introspeksi diri. “Dalam suasana Isra Miraj, mari kita evaluasi diri, tingkatkan kualitas iman dan amal, serta jalin persaudaraan yang ikhlas. Kedamaian dunia dan negeri ini tak lepas dari martabat dan disiplin kita sebagai umat Islam,” kata Muridan memberi penutup.

Sumber: jogjajateng.com

Advertising Space

Slot 01 Available

Book Now

Promotion Slot

Slot 02 Available

Contact Admin

Sponsorship

Slot 03 Available

Partner With Us