Bank Jateng bantu bangun rumah korban longsor
Bank Jateng Bantu Bangun Rumah Korban Longsor di Karanganyar
KARANGANYAR – Bank Jateng merespons bencana tanah longsor yang mengguncang Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, dengan memberikan bantuan bagi warga terdampak. Salah satunya adalah Jumiyem, seorang warga Dusun Separe, Desa Wukirsawit, Kecamatan Cipondoh, yang rumahnya hancur akibat longsor pada Sabtu (2/9). Bank Jateng menyalurkan bantuan sebesar Rp20 juta untuk membantu proses pembangunan kembali rumah Jumiyem.
Peristiwa longsor beberapa hari lalu mengakibatkan kerusakan parah di beberapa wilayah di Karanganyar. Jumiyem menjadi salah satu warga yang dirugikan tertimbunnya rumahnya oleh material tanah longsor.
Bantuan dari Bank Jateng diserahkan secara langsung oleh Regional Head Bank Jateng Region DIY dan Central Java 1, Agus Suwandi, dan didampingi oleh Team Sosial Corporate Responsibility Bank Jateng. “Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban saudara Jumiyem dan keluarganya dalam proses pemulihan dari bencana yang menimpa,” ujar Agus Suwandi saat penyerahan bantuan.
Sapaannya disambut dengan rasa syukur dari Jumiyem dan keluarganya. “Terima kasih banyak kepada Bank Jateng atas bantuannya. Semoga Allah SWT membalas kebaikan ini,” ucap Jumiyem dengan terbata-bata.
Peristiwa longsor ini diakui Jumiyem sebagai pengalaman yang sangat traumatis. Ia dan keluarganya hanya sempat menyelamatkan diri dari ancaman tanah longsor yang bergerak tiba-tiba, tetapi rumah tempat mereka tinggal selama bertahun-tahun terpaksa runtuh karena material tanah dan batu yang terdorong deras.
“Saat kejadian itu, kami hanya bisa berdoa dan lari secepatnya. Alhamdulillah, kami semua selamat dulu. Namun, rumah kami hancur dan kami bingung bagaimana harus mulai membangunnya kembali,” ungkap Jumiyem.
Bantuan yang diberikan Bank Jateng menjadi angin segar dan semangat bagi keluarga Jumiyem untuk memulai memperbaiki rumah mereka.
“Alhamdulillah, bantuan ini sangat berarti bagi kami. Minimal ada awal untuk membangun kembali rumah. Kami akan berusaha semaksimal mungkin membangun kembali rumah dan kehidupan,” ujar Jumiyem yang ditemani suaminya.
Bank Jateng senantiasa peduli terhadap nasib masyarakat di wilayah operasionalnya. Dalam setiap bencana alam yang terjadi, Bank Jateng tidak hanya memberikan bantuan material, namun juga pendampingan dan dukungan moril bagi para korban. Agus Suwandi meng menegaskan komitmen Bank Jateng untuk terus membantu masyarakat, terutama saat mereka membutuhkan.
“Bencana alam bisa terjadi kapan saja, dan kita tidak pernah tahu kapan kita akan terkena dampaknya. Oleh karena itu, solidaritas dan dukungan antar sesama sangat penting. Bank Jateng berkomitmen untuk selalu hadir di samping masyarakat dalam menghadapi berbagai tantangan, termasuk bencana,” ungkap Agus Suwandi.
Selain membantu korban longsor, Bank Jateng juga turut aktif dalam berbagai program sosial lainnya di Kabupaten Karanganyar.