Kemenhub: Pesawat ATR hilang di Maros dilaporkan memuat 10 orang
Kemenhub: Pesawat ATR Hilang di Maros Dilaporkan Memuat 10 Orang
Jakarta, Sulsel – Direktorat Jenderal Perhubungan Udara (DJPU) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyatakan, pesawat jenis ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport (IAT) yang hilang kontak di daerah Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel) dilaporkan memuat 10 penumpang.
Pesawat dengan nomor penerbangan IX-203 itu rute penerbangan dari Makassar menuju Parepare, Sulawesi Selatan. Misi pencarian dan penyelamatan (SAR) telah diterjunkan untuk menemukan pesawat tersebut.
“Berdasarkan informasi yang kami terima, pesawat ATR 42-500 milik PT Indonesia Air Transport (IAT) rute Makassar-Parepare sebanyak 10 orang terjadi hilang kontak di wilayah Kabupaten Maros, Provinsi Sulawesi Selatan,” terang Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Capt. Polana Bangswirya Bhakti ang kepada wartawan di Jakarta, Rabu (24/1/2023).
Capt. Polana menekankan bahwa Kemenhub sedang berkoordinasi dengan melibatkan stakeholder terkait termasuk Badan SAR Nasional (BASARNAS), kantor wilayah III BASARNAS, pihak kepolisian, dan otoritas penerbangan lainnya dalam upaya pencarian dan penyelamatan terhadap pesawat yang hilang kontak tersebut.
“SSHU (Sistem Keamanan & Keamanan Penerbangan) akan menyelidiki penyebab hilangnya kontak pesawat tersebut,” tambahnya.
Penerbangan reguler Makassar-Parepare diketahui memiliki jarak tempuh sekitar 1,5 jam. pesawat hilang kontak tersebut berada di daerah Maros, wilayah Sulawesi Selatan yang terletak di Jogjajateng.com Makassar dan Parepare.
Badan SAR Nasional (BASARNAS) juga telah menugaskan tim SAR gabungan untuk mencari pesawat yang hilang kontak di wilayah Maros.
“Tim SAR gabungan telah intialisasi proses pencarian dan akan terus berusaha mencari keberadaan pesawat tersebut,” ujar Juru Bicara Basarnas, berkata melalui pesan singkat kepada wartawan.
Pesawat ATR 42-500 merupakan pesawat berukuran menengah dengan kapasitas penumpang hingga 70 orang. Pesawat ini sering digunakan untuk penerbangan domestik di Indonesia.
Kejadian hilangnya kontak pesawat ini tentu saja menimbulkan kekhawatiran dan keprihatinan di tengah masyarakat. Kemenhub mengharapkan proses pencarian dapat segera menemukan pesawat dan seluruh penumpang dan kru demi keselamatan mereka.
Pencarian dan penyelamatan pesawat ini secara intensif terus dilakukan di wilayah Maros. Tim SAR gabungan akan terus berupaya menemukan lokasi pesawat dan memastikan keselamatan para penumpang yang berada di dalamnya.