JogjaJateng .com

13 lokasi terdampak banjir dan longsor di Kabupaten Batang

January 17, 2026 • Jogja jateng
13 lokasi terdampak banjir dan longsor di Kabupaten Batang

13 Lokasi Terdampak Banjir dan Longsor di Kabupaten Batang

BATANG, Jawa Tengah – Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur Kabupaten Batang, Jawa Tengah, sejak Jumat petang (16/1) hingga Sabtu (17/1) mengakibatkan 13 lokasi terdampak banjir dan tanah longsor.

Kepada awak media, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Batang, Wawan Nurdiansyah, menyatakan bahwa dari 13 lokasi yang terdampak, sembilan di Jogjajateng.comnya merupakan daerah yang tergenang banjir, sementara empat lainnya mengalami tanah longsor.

“Hujan ini datang dengan sangat deras dan terus menerus selama dua hari, mengakibatkan tinggi air sungai dan drainase meningkat sehingga beberapa wilayah terendam banjir. Sementara empat titik terjadi longsor, mayoritas di wilayah pegunungan,” jelas Wawan.

Ia menyebutkan, wilayah yang paling parah terdampak banjir dan longsor berada di bagian atas Kabupaten Batang, khususnya di wilayah Kecamatan Losari, Gringsing dan Bonang.

“Di Kecamatan Losari, banjir menggenangi beberapa rumah warga di Dusun Dukuh dan terhalangnya akses jalan penghubung desa. Sementara itu, di Kecamatan Gringsing, banjir juga merendam beberapa permukiman warga dan fasilitas umum seperti ruang terbuka hijau dan tempat ibadah,” ungkap Wawan.

Kondisi serupa juga terjadi di Kecamatan Bonang, dimana Kecamatan ini terdampak banjir dan tanah longsor. “Di Kecamatan Bonang, sekitar 5 rumah warga tergenang banjir dan ada sebuah jembatan yang putus akibat longsor,” tambah Wawan.

Menurutnya, BPBD Kabupaten Batang telah melakukan sejumlah upaya darurat untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana.

“Kami telah mengirimkan sejumlah personel kami ke lokasi banjir dan longsor untuk melakukan evakuasi dan penyediaan sembako. Selain itu, angkutan umum juga turut membantu memberikan bantuan kepada warga yang membutuhkan,” informasinya.

Wawan juga menghimbau kepada seluruh warga Kabupaten Batang untuk tetap waspada terhadap potensi hujan yang terus terjadi dan melakukan langkah-langkah pencegahan sesuai dengan instruksi dari pemerintah daerah. Ia juga menasehatkan warga untuk tidak membangun rumah di daerah rawan bencana.

“Kepada warga yang terdampak bencana, kami menghimbau untuk tetap tenang dan aman. Kami akan berupaya membantu menyediakan kebutuhan dasar dan proses pemulihan dari dampak bencana ini,” pungkasnya.

Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Batang selama beberapa hari terakhir menjadi pelajaran bagi seluruh elemen masyarakat untuk tetap waspada terhadap perubahan cuaca dan peningkatan risiko bencana alam di masa depan. Penegakan regulasi dan kerjasama antar elemen masyarakat menjadi kunci utama dalam membangun daerah yang lebih tangguh terhadap bencana.

Sumber: jogjajateng.com

Advertising Space

Slot 01 Available

Book Now

Promotion Slot

Slot 02 Available

Contact Admin

Sponsorship

Slot 03 Available

Partner With Us