JogjaJateng .com

Banjir rendam 1.970 hektare sawah di Kudus

January 19, 2026 • Jogja jateng
Banjir rendam 1.970 hektare sawah di Kudus

Banjir Rendam 1.970 Hektare Sawah di Kudus

Kudus, Jawa Tengah – Banjir akibat curah hujan tinggi yang terjadi sejak Jumat (9/1/2023) masih menggenangi sejumlah wilayah di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kudus, hingga Senin (16/1/2023), banjir telah menggenangi 1.970 hektare sawah di tujuh kecamatan.

Enam kecamatan yang terdampak banjir adalah Kecamatan Jati, Kecamatan Gebog, Kecamatan Lasem, Kecamatan Purwodadi, Kecamatan Menunggul dan Kecamatan Kaliwungu. Kecmatan terparah terdampak adalah Kecamatan Jati dengan luas terendam mencapai 700 hektare.

“Curah hujan yang tinggi mengakibatkan beberapa sungai di Kabupaten Kudus meluap. Hal ini menyebabkan banjir merendam sawah dan beberapa pemukiman warga,” kata Kepala BPBD Kabupaten Kudus, Bambang Priyo Darmawan .

BPBD telah mencatat bahwa banjir telah mengakibatkan kerugian dialami oleh para petani di Kabupaten Kudus.

Muhaimin, seorang petani di Desa Karangrowo mengungkapkan, banjir selama beberapa hari ini telah merusak sebagian besar tanaman padi miliknya. “Kami sangat khawatir dengan dampak banjir ini terhadap hasil panen dan pendapatan kami,” ujarnya.

Muhaimin menambahkan, bantuan dari pemerintah berupa bibit dan pupuk sangat dibutuhkan agar petani dapat segera membenahi lahan mereka dan menanam kembali padi.

Selain merendam sawah, banjir juga menyebabkan beberapa ruas jalan di Kabupaten Kudus macet akibat longsor dan genangan air.

BPBD Kabupaten Kudus terus melakukan pemantauan terhadap kondisi banjir dan mengkoordinasikan dengan berbagai pihak terkait, seperti TNI, Polri, dan relawan, untuk membantu warga terdampak banjir.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan curah hujan di wilayah Kabupaten Kudus akan masih tinggi hingga beberapa hari ke depan.

Pemda Kudus menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana banjir.

“Selalu perhatikan informasi terbaru dari BPBD, dan segera evakuasi ke tempat yang lebih tinggi jika terjadi banjir surut,” terang Bambang Priyo Darmawan.

Diharapkan, dengan upaya bersama, dampak banjir dapat diminimalisir dan warga Kabupaten Kudus dapat segera kembali beraktifitas normal.

Sumber: jogjajateng.com

Advertising Space

Slot 01 Available

Book Now

Promotion Slot

Slot 02 Available

Contact Admin

Sponsorship

Slot 03 Available

Partner With Us