Bappenas sebut program Kebun Pangan Perempuan bernilai strategis
Bappenas Sebut Program Kebun Pangan Perempuan Bernilai Strategis
Jakarta, – Wakil Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Wakil Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Febrian Alphyanto Ruddyard menilai program Kebun Pangan Perempuan memiliki nilai strategis karena menyasar aspek pengentasan kemiskinan, peningkatan ekonomi perempuan, dan peningkatan ketahanan pangan di tingkat keluarga.
Program ini, menurut Febrian, selaras dengan arah pembangunan nasional yang menekankan pada pemberdayaan perempuan dan peningkatan ketahanan pangan untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat secara holistik. “Kebun pangan perempuan merupakan solusi yang berkelanjutan untuk membantu perempuan memperdalam pengetahuan dan keterampilan di bidang pertanian,” ujarnya dalam acara pendampingan Kebun Pangan Perempuan program Satu Juta Kebun Pangan di Jakarta, baru-baru ini.
Implementasi program ini, diakui Febrian, telah menunjukkan hasil positif di lapangan. Banyak perempuan yang sebelumnya kesulitan dalam memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga kini mampu meningkatkan pendapatan melalui hasil panen dari Kebun Pangan Perempuan.
“Tidak hanya soal pendapatan, program ini juga mendorong perempuan untuk lebih aktif dalam pengambilan keputusan ekonomi di rumah tangga,” tambahnya.
Kementerian/Lembaga yang berkomitmen untuk mendukung program ini, Bappenas bertekad untuk terus memperkuat sinergi dengan berbagai pihak terkait. Beberapa langkah yang akan ditempuh Bappenas Jogjajateng.com lain memperluas jangkauan program, meningkatkan akses terhadap pupuk dan bibit unggulan, serta memfasilitasi pemasaran hasil produksi.
Selain itu, Bappenas juga akan fokus pada pengembangan kapasitas perempuan, melalui berbagai pelatihan dan pendampingan. “Kami ingin memastikan bahwa perempuan yang terlibat dalam program ini memiliki pengetahuan dan keterampilan yang memadai untuk mengelola Kebun Pangan Perempuan secara efektif dan berkelanjutan,” tegas Febrian.
Pentingnya Diversifikasi Ekonomi dan Kemandirian
Fenomena pandemi COVID-19 telah memberikan pelajaran berharga tentang pentingnya diversifikasi ekonomi dan kemandirian. Program Kebun Pangan Perempuan, rasaai Febrian, terjadi pada waktu yang tepat dan menyajikan solusi yang inovatif.
“Memiliki sumber penghasilan alternatif, seperti hasil pertanian, dapat membantu perempuan, terutama di daerah terpencil, untuk mempertahankan kondisi ekonomi di tengah ketidakpastian,” katanya.
Febrian juga menekankan pentingnya pemberdayaan perempuan dalam pembangunan.
“Perempuan memiliki peran vital dalam membangun masa depan Indonesia yang lebih sejahtera dan berkelanjutan. Dengan memberi mereka akses ke sumber daya dan kesempatan yang lebih luas, kita dapat membuka potensi nyata perempuan untuk berkontribusi lebih besar bagi kemajuan bangsa,” tambahnya.
Program Kebun Pangan Perempuan menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dalam membangun Indonesia yang lebih inklusif dan lestari. Bappenas ingin memastikan bahwa program ini terus berkembang dan mampu memberikan dampak positif bagi perempuan dan masyarakat di seluruh Indonesia.