JogjaJateng .com

Modus dugaan korupsi Sudewo, kerahkan timses peras calon perangkat desa

January 20, 2026 • Jogja jateng
Modus dugaan korupsi Sudewo, kerahkan timses peras calon perangkat desa

Modus Dugaan Korupsi Sudewo, Kerahkan Timses Peras Calon Perangkat Desa

Pati, Jawa Tengah – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap modus dugaan korupsi yang diduga dilakukan oleh Bupati Pati, H. Sudewo. Penyelidik KPK menemukan modus ini berlimpah dalam proses seleksi calon perangkat desa di Kabupaten Pati, Jawa Tengah.

Ledakan kasus ini terjadi saat KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap sejumlah pejabat pemprov dan bupati di Jawa Tengah. Dalam kasus ini, Bupati Pati menjadi pusat perhatian karena diduga menjadi otak di balik skema pemerasan yang sistematis kepada calon perangkat desa.

“Pada masing-masing kecamatan, selanjutnya ditunjuk kepala desa yang juga merupakan bagian dari Timses SDW sebagai Koordinator Kecamatan atau dikenal sebagai Tim 8,” ujar Pelaksana Tugas Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa.

Asep menjelaskan secara rinci bagaimana Tim 8, kerangka tim sukses Bupati Pati, menjalankan skenario pemerasan. Terdapat instruksi untuk mengendalikan proses seleksi perangkat desa, di mana calon perangkat desa yang ingin lolos harus memberikan sejumlah uang ke Tim 8, dengan nilai yang bervariasi tergantung pada posisi yang dibidik.

Proses ini dilakukan dengan cara diduga mencampur jabatan publik dengan kepentingan pribadi. Calon perangkat desa yang dinilai tidak mampu membayar sejumlah uang “hadiah” tersebut, secara bertahap akan disingkirkan dari proses seleksi, sementara mereka yang mau membayar akan “dijamin” lolos.

Asep Guntur Rahayu menambahkan bahwa KPK telah mengamankan sejumlah bukti, termasuk rekaman percakapan Jogjajateng.com anggota Tim 8, calon perangkat desa, dan sejumlah pejabat terkait.

“Bukti-bukti ini menjadi pedoman bagi penyidik KPK dalam menyelidiki lebih lanjut kasus dugaan korupsi ini,” katanya.

Selain mengamankan bukti percakapan, KPK juga telah melakukan pencegahan berupa pengamanan rekening bank dan aset yang diduga berkaitan dengan kasus ini. Peningkatan pengawasan terhadap proses seleksi perangkat desa di Pati juga menjadi langkah penting dalam mencegah praktik korupsi berulang di masa datang.

Kasus ini menyinggung seriusnya kebutuhan akan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan pemerintahan di Indonesia. Hal ini menciptakan luka bagi masyarakat Pati yang mengkritik lemahnya pengawasan dan sistem seleksi yang dianggap telah dipenuhi dengan kepentingan pribadi.

Kesulitan mendapatkan akses terhadap informasi transparan dan kesempatan yang adil dalam proses seleksi membuat masyarakat merasa dikhianati oleh para pemimpinnya. Kejauhan Jogjajateng.com papan pengumuman hingga proses seleksi perangkat desa membuat masyarakat pasif dan terperangkap dalam pusaran korupsi.

KPK masih terus memproses informasi dan melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kasus dugaan korupsi yang melibatkan Bupati Pati. Hasil dari penyelidikan ini diharapkan dapat membawa keadilan bagi masyarakat Pati dan menjadi pelajaran bagi para pemimpin lainnya. Masyarakat Pati menantikan proses hukum yang berjalan adil dan transparan, serta harapan untuk sistem pemerintahan yang lebih bersih dan akuntabel.

Sumber: jogjajateng.com

Advertising Space

Slot 01 Available

Book Now

Promotion Slot

Slot 02 Available

Contact Admin

Sponsorship

Slot 03 Available

Partner With Us