JogjaJateng .com

Komdigi tegaskan AI bukan pengganti berpikir manusia

January 21, 2026 • Jogja jateng
Komdigi tegaskan AI bukan pengganti berpikir manusia

Kominfo Tegaskan AI Bukan Pengganti Berpikir Manusia, Tetap di Bawah Kendali Manusia

Jakarta – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menegaskan bahwa kecerdasan buatan (AI) bukanlah pengganti berpikir manusia, melainkan alat bantu yang tetap berada di bawah kendali manusia. Pernyataan ini disampaikan dalam webinar bertajuk ‘AI untuk Indonesia: Peluang dan Tantangan’ yang digelar Kominfo baru-baru ini.

“AI adalah alat bantu yang bisa membantu manusia dalam menyelesaikan berbagai tugas kompleks dengan lebih efisien, namun kemampuan berpikir kritis, kreatif, dan empati manusia tetaplah yang utama,” ujar Menteri Kominfo, Budi Arie Setiadi dalam kesempatan tersebut.

Ia menekankan bahwa pengembangan dan implementasi AI di Indonesia harus dilakukan secara bertanggung jawab dan memperhatikan aspek etik serta moral. “Penting untuk memastikan bahwa AI digunakan untuk tujuan yang bermanfaat bagi masyarakat Indonesia dan tidak menimbulkan dampak negatif,” ujarnya.

Webinar ini dihadiri oleh berbagai ahli dan praktisi AI dari berbagai sektor, termasuk akademisi, pengusaha, dan pemerintah. Diskusi yang hangat dihelat mengenai potensi dan tantangan penerapan AI di Indonesia.

Salah seorang ahli AI dari Universitas Indonesia, Dr. Bayu Sutikno, menyampaikan bahwa AI memiliki potensi besar untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia, misalnya dalam bidang kesehatan, pendidikan, dan ekonomi. Namun, ia juga mengingatkan akan potensi risiko yang perlu diantisipasi, seperti bias algoritma, privasi data, dan dampak terhadap lapangan kerja.

“Kita harus memastikan bahwa algoritma AI yang digunakan bersifat adil dan tidak diskriminatif,” tegas Dr. Bayu.

Selain itu, Kominfo juga menekankan pentingnya digital literacy dan kemampuan memahami teknologi AI bagi masyarakat. “Penting bagi masyarakat untuk memahami bagaimana AI bekerja dan dampaknya terhadap kehidupan sehari-hari,” ujar Hari Wijayanto, Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kominfo. Ia juga menambahkan bahwa Kementerian Kominfo aktif dalam membangun ekosistem AI yang sehat dan lestari di Indonesia melalui berbagai program-program seperti pelatihan, lomba, dan forum diskusi.

Kesadaran akan peran dan dampak AI semakin penting di era digital ini. Kominfo optimis bahwa dengan strategi yang tepat dan kolaborasi yang kuat, Indonesia dapat memanfaatkan manfaat AI untuk kemajuan bangsa.

“AI bukanlah ancaman, tetapi kesempatan bagi Indonesia untuk maju. Dengan mengelola risiko dan memaksimalkan potensi, AI dapat menjadi solusi bagi berbagai tantangan bangsa,” pungkas Budi Arie Setiadi.

Sumber: jogjajateng.com

Advertising Space

Slot 01 Available

Book Now

Promotion Slot

Slot 02 Available

Contact Admin

Sponsorship

Slot 03 Available

Partner With Us