JogjaJateng .com

Pakar Unsoed: Hari Gizi Nasional jadi momentum evaluasi cegah stunting

January 21, 2026 • Jogja jateng
Pakar Unsoed: Hari Gizi Nasional jadi momentum evaluasi cegah stunting

Pakar Unsoed: Hari Gizi Nasional Jadi Momentum Evaluasi Cegah Stunting

Purwokerto, 23 Januari – Hari Gizi Nasional yang diperingati setiap 25 Januari merupakan momentum penting bagi Indonesia untuk mengevaluasi kebijakan dan program gizi yang telah dijalankan. Prof. Hery Winarsi, pakar gizi dari Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto, menilai, peringatan tahun ini harus menjadi refleksi mendalam tentang strategi pencegahan stunting dan peningkatan kualitas generasi.

Prof. Winarsi menekankan bahwa peringatan Hari Gizi Nasional tidak boleh sekadar kegiatan seremonial. “Ini adalah kesempatan untuk melihat kembali program-program yang sudah ada, seperti Program Makan Bergizi Gratis (PMBG) berbasis pangan lokal, dan mengidentifikasi kendala yang belum teratasi,” ujarnya.

Menurutnya, evaluasi menyeluruh ini harus melibatkan berbagai sektor, mulai dari pemerintah, akademisi, hingga masyarakat. “Pemerintah perlu mengkaji efektifitas kebijakannya dan berkolaborasi dengan ahli gizi dalam merumuskan strategi yang lebih tepat sasaran,” jelasnya. Lakukan juga evaluasi terhadap kapasitas dan literasi masyarakat, memastikan edukasi gizi diberikan secara terstruktur dan mudah dipahami.

Program Makan Bergizi Gratis (PMBG) yang berfokus pada pangan lokal, menurut Prof. Winarsi, memiliki potensi besar dalam mencegah stunting. “Namun,” katanya, “penting untuk memastikan program ini berjalan efektif. Salah satunya dengan memverifikasi kualitas pangan lokal yang digunakan dan memastikan penyediaannya jangkau semua kelompok masyarakat, terutama yang rentan.”

Selain PMBG, Prof. Winarsi juga menyoroti pentingnya intervensi gizi sejak dini. “Pencegahan stunting harus dimulai sejak masa kehamilan dan ditindaklanjuti dengan asupan gizi optimal bagi bayi dan balita,” ucapnya. Ia juga mendorong pemerintah untuk memperluas cakupan program pemberian ASI eksklusif dan suplementasi gizi bagi anak-anak.

“Sulit untuk mencapai target penurunan stunting tanpa dukungan optimal dari berbagai pihak. Edukasi kepada ibu hamil dan orang tua agar menerapkan pola hidup sehat dan mengonsumsi makanan bergizi juga vital. Kita perlu mendorong partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat dalam menciptakan bangsa yang berkualitas dan sehat.”

Prof. Winarsi berharap, Hari Gizi Nasional 2023 dapat menjadi momentum bagi Indonesia untuk mendapatkan inspirasi, evaluasi diri, dan melahirkan strategi yang lebih terarah dalam upaya pencegahan stunting serta peningkatan kualitas generasi mendatang.

Sumber: jogjajateng.com

Advertising Space

Slot 01 Available

Book Now

Promotion Slot

Slot 02 Available

Contact Admin

Sponsorship

Slot 03 Available

Partner With Us