JogjaJateng .com

Industri padat modal di Jateng tumbuh bergairah

January 22, 2026 • Jogja jateng
Industri padat modal di Jateng tumbuh bergairah

Industri Padat Modal di Jateng Tumbuh Bergairah

Semarang, Jawa Tengah – Sektor industri padat modal atau “capital intensive” di Jawa Tengah mulai menunjukkan peningkatan signifikan. Hal ini tercatat sebagai tren positif yang mengejar capaian investasi pada sektor alas kaki yang selama ini mendominasi ekosistem industri di provinsi ini.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jawa Tengah, Sakina Rosellasari, di Semarang, Kamis, (16/3), mengakui bahwa Jawa Tengah identik dengan ekosistem investasi industri alas kaki. Namun, diungkapkannya, belakangan ini sektor-sektor dengan nilai investasi tinggi mulai menunjukkan potensi dan menarik minat investor.

“Meskipun alas kaki tetap menjadi salah satu industri unggulan, kami melihat pertumbuhan pesat pada sektor industri padat modal seperti kimia, logam, makanan dan minuman, serta farmasi,” ujar Sakina.

Ia menyebutkan, peningkatan investasi pada sektor padat modal ini mendorong pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah yang lebih berkelanjutan. “Investasi pada sektor ini menciptakan lapangan kerja berkualitas tinggi dan mampu meningkatkan nilai tambah produk dalam negeri,” lanjut Sakina.

Beberapa faktor mendorong pertumbuhan industri padat modal di Jawa Tengah. Salah satu faktor utama adalah peningkatan aksesibilitas dan infrastruktur yang lebih baik. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah konsisten dalam mengembangkan infrastruktur seperti jalan tol, pelabuhan, dan bandara untuk mendukung konektivitas dan logistik industri.

Faktor lainnya adalah terbukanya akses pembiayaan. Lembaga keuangan turut berperan dalam mendorong investasi di sektor padat modal dengan menyediakan berbagai program kredit dan investasi yang lebih mudah diakses.

Selain itu, Jawa Tengah memiliki sumber daya manusia (SDM) yang qualified. Terdapat banyak lulusan perguruan tinggi yang siap berkontribusi di bidang industri yang membutuhkan keterampilan teknis tinggi.

Peningkatan investasi industri padat modal juga berdampak positif pada sektor-sektor terkait. Sebagai contoh, sektor transportasi, logistik, dan perdagangan ikut berkembang bersamaan dengan pertumbuhan industri tersebut.

“Kami melihat momentum positif ini dan terus berupaya untuk menciptakan iklim investasi yang semakin kondusif bagi investor di segala sektor, termasuk sektor padat modal,” pungkas Sakina, optimis Jawa Tengah bisa terus menjadi tujuan investasi utama di Indonesia.

Perkembangan positif ini diharapkan mampu mengangkat ekonomi Jawa Tengah pada level yang lebih tinggi, menunjang pertumbuhan PDRB, dan menciptakan lapangan kerja yang berkualitas. Pemerintah terus berupaya untuk membangun sinergi Jogjajateng.com sektor industri padat modal dan padat karya, sehingga sama-sama tumbuh dan berkontribusi bagi pembangunan daerah.

Sumber: jogjajateng.com

Advertising Space

Slot 01 Available

Book Now

Promotion Slot

Slot 02 Available

Contact Admin

Sponsorship

Slot 03 Available

Partner With Us