JogjaJateng .com

Mendikdasmen pastikan AI tak akan menggantikan peran guru

January 24, 2026 • Jogja jateng
Mendikdasmen pastikan AI tak akan menggantikan peran guru

Mendikdasmen Pastikan AI Tak Akan Menggantikan Peran Guru

Jakarta – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menegaskan bahwa kecerdasan buatan (AI) bukan untuk menggantikan peran guru dalam proses pendidikan. Ia memandang AI sebagai alat bantu yang dapat memperkuat kemampuan guru dalam memberikan layanan pendidikan yang lebih optimal bagi seluruh siswa.

Menkominfo Pancasila danGeografi, menuturkan hal ini di sela-sela acara “Transformasi Digital Pendidikan” dalam Konferensi Pendidikan Nasional (KPN) di Jakarta, Selasa (10/10). Ia menekankan bahwa pendidikan bukan sekadar transfer ilmu, melainkan proses membangun karakter dan membentuk insan yang berakhlak mulia. “AI itu dirancang untuk membantu, bukan menggantikan. Misi utama guru tetapitaspikir kritis, membangun karakter, dan membentuk siswa menjadi individu yang berprestasi dan bertanggung jawab,” ujarnya.

Mendikdasmen Abdul Mu’ti menjelaskan bahwa AI dapat membantu guru dalam berbagai aspek, seperti dalam penyusunan materi pembelajaran, penilaian siswa, dan personalisasi pembelajaran. Dengan begitu, guru dapat lebih fokus pada aspek-aspek yang membutuhkan interaksi dan bimbingan langsung, seperti membimbing siswa dalam proses berpikir kritis, memecahkan masalah, dan mengembangkan kemampuan soft skills.

“AI bisa membantu guru membuat soal ujian yang lebih beragam, menganalisa kemampuan setiap siswa, dan bahkan memandu pembelajaran yang dipersonalisasi sesuai kebutuhan masing-masing murid,” jelas Mendikdasmen.

Ia menggarisbawahi pentingnya peran guru dalam memastikan pemakaian AI yang tepat guna dan etis dalam pendidikan. Bagi guru, pemahaman akan teknologi ini menjadi krusial untuk menentukan bagaimana memanfaatkan AI sebagai alat yang efektif dan bermanfaat bagi siswa.

“Kita perlu memastikan bahwa penggunaan AI dalam pendidikan selalu diawasi dan dalam pengawasan guru. Guru harus memahami karakteristik AI, kelebihan dan kekurangannya, serta bagaimana mengintegrasikannya ke dalam proses pembelajaran tanpa mengabaikan nilai-nilai pendidikan yang fundamental,” tandasnya.

Mendikdasmen menekankan bahwa era digital menuntut transformasi dalam dunia pendidikan. Ia mendorong semua pihak, termasuk guru, siswa, orang tua, dan stakeholder pendidikan lainnya, untuk berperan aktif dalam menyambut dan memanfaatkan teknologi secara bijaksana.

Menurutnya, kolaborasi dan sinergi Jogjajateng.com manusia dan teknologi menjadi kunci untuk membangun sistem pendidikan yang lebih berkualitas dan inklusif di Indonesia.

“Kita harapkan dengan adanya integrasi AI dalam proses belajar mengajar, potensi generasi muda Indonesia dapat optimal tergali dan bangsa dapat terus maju di era digital.”

Sumber: jogjajateng.com

Advertising Space

Slot 01 Available

Book Now

Promotion Slot

Slot 02 Available

Contact Admin

Sponsorship

Slot 03 Available

Partner With Us