JogjaJateng .com

Banjir bandang di Pemalang tewaskan satu orang

January 24, 2026 • Jogja jateng
Banjir bandang di Pemalang tewaskan satu orang

Banjir Bandang di Pemalang Tewaskan Satu Orang

PEMALANG, Jawa Tengah – Sebuah banjir bandang menerjang wilayah Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, Sabtu (18/3/2023). Luapan sungai di Kecamatan Pulosari dan beberapa wilayah lainnya mengakibatkan 92 warga terdampak diungsikan, dan menewaskan satu jiwa akibat terseret arus .

Ledakan curah hujan tinggi yang berlangsung sepanjang Jumat (17/3/2023) malam hingga Sabtu pagi menjadi penyebab utama banjir bandang tersebut. Menurut Kepala Polres Pemalang AKBP Rendy Setia Permana, air sungai di wilayah Kecamatan Pulosari meluap hingga masuk ke pemukiman warga. Sekitar 92 warga terpaksa meninggalkan rumah mereka dan mengungsi ke tempat yang lebih tinggi.

“Kami mendapati tiga titik lokasi terdampak banjir di Kecamatan Pulosari, yaitu di Desa Sari Rejo, Desa Randugunting, dan Desa Prambanan,” jelas AKBP Rendy.

Titik terdampak banjir lainnya juga tersebar di beberapa kecamatan lain seperti Kecamatan Bone, Kecamatan Bulu, dan Kecamatan Pemalang. Tim gabungan Pencarian dan Pembebasan (SAR) yang terdiri dari Kepolisian Resor Pemalang, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan relawan bergerak cepat ke lokasi bencana untuk melakukan evakuasi warga terdampak.

Kesulitan dalam proses evakuasi muncul karena arus sungai yang deras dan kondisi jalan terendam. Bapak Syamsul (60 tahun), seorang warga Desa Sari Rejo, menjadi korban jiwa akibat terseret arus sungai saat berusaha menyelamatkan harta benda miliknya.

“Pelaku meninggal dunia akibat terseret arus saat banjir mulai merendam rumahnya. Tim SAR berhasil menemukan jenazah korban dan langsung dibawa ke kantor pos,” ungkap AKBP Rendy.

BPBD Pemalang saat ini terus melakukan pendataan warga terdampak banjir dan memonitor perkembangan situasi di lapangan. Sementara itu, berbagai bantuan seperti makanan, air minum, dan perlengkapan evakuasi telah disalurkan ke para korban.

Dalam keterangan resmi, Kepala BPBD Kabupaten Pemalang, Sigit Widodo, menyebutkan bahwa pihaknya memprediksi banjir bandangWeitere

berlanjut dalam beberapa hari ke depan dikarenakan curah hujan masih tinggi. “Kami menghimbau warga yang berada di wilayah rawan banjir untuk tetap waspada dan segera melakukan evakuasi jika terjadi luapan air,” ujar Sigit.

Pemerintah Kabupaten Pemalang berupaya melakukan pembenahan infrastruktur di wilayah yang rawan bencana, namun yang terpenting adalah sinergi dan kerjasama Jogjajateng.com pemerintah, instansi terkait, dan masyarakat untuk meminimalisir dampak bencana.

Sumber: jogjajateng.com

Advertising Space

Slot 01 Available

Book Now

Promotion Slot

Slot 02 Available

Contact Admin

Sponsorship

Slot 03 Available

Partner With Us