Wagub Jateng: Pondok pesantren berperan strategis gerakkan kemandirian ekonomi
Wagub Jateng: Pondok Pesantren Peran Strategis Gerakkan Kemandirian Ekonomi
Kendal, Jawa Tengah – Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, menuturkan bahwa pondok pesantren memiliki peran strategis dalam menggerakkan kemandirian ekonomi daerah. Hal ini disampaikannya saat melakukan kunjungan kerja ke Pondok Pesantren Manba’u Hikmah Kaliwungu di Kendal, Minggu.
Menurut Wagub Taj Yasin, pondok pesantren tidak hanya berperan sebagai pusat pendidikan agama, tetapi juga sebagai lembaga yang dapat melahirkan kekuatan ekonomi di masyarakat.
“Santri jangan hanya mengajarkan ilmu agama, tetapi juga harus memberikan teladan dalam mengembangkan perekonomian dan kesejahteraan di lingkungan pondok pesantren,” tegas Wagub Taj Yasin.
Kunjungan Wagub Taj Yasin ke Pondok Pesantren Manba’u Hikmah Kaliwungu dilakukan untuk melihat langsung kegiatan ekonomi yang sedang dijalankan oleh pondok pesantren tersebut. Ia menyoroti berbagai program pemberdayaan ekonomi yang telah diterapkan di pondok pesantren, seperti pengembangan usaha UMKM, koperasi santri, dan pertanian.
Wagub Taj Yasin menjelaskan bahwa program-program tersebut menjadi cerminan dari peran penting pondok pesantren dalam mendorong kemajuan ekonomi masyarakat. “Keberhasilan pendidikan dan pengembangan ekonomi harus berjalan beriringan. Pondok pesantren dengan potensi besarnya dapat menjadi solusi bagi pemberdayaan ekonomi masyarakat di sekitarnya,” ujarnya.
Pemimpin Ponpes Manba’u Hikmah, Ustadz Muhammad Saiful Ansori, menyambut baik kunjungan Wagub Taj Yasin. Ia menjelaskan bahwa pondok pesantren berkomitmen untuk mengembangkan ekonomi santri melalui berbagai program unggulan.
“Kami memiliki program-program yang menitikberatkan pada keterampilan, entrepreneurship, dan pengembangan produk unggulan pondok pesantren. Misalnya, pengembangan unit usaha kuliner berbasis tradisional, budidaya jamur dan tanaman herbal,” papar Ustadz Saiful.
Menurutnya, program ini bertujuan untuk membangun kemandirian ekonomi santri, sehingga setelah mereka lulus, terampil dan mampu berkontribusi pada ekonomi masyarakat.
Wagub Taj Yasin, dalam kesempatan tersebut, mengajak seluruh pesantren di Jawa Tengah untuk aktif berperan dalam mendorong kemandirian ekonomi daerah.
“Saya percaya bahwa potensi yang ada di pondok pesantren dapat besar jika dikembangkan secara optimal. Mari kita bersama-sama membuat pondok pesantren menjadi motor utama dalam memajukan ekonomi Jawa Tengah,” tutup Wagub Taj Yasin.
Wagub Taj Yasin berharap dengan peningkatan peran pondok pesantren dalam ekonomi, diharapkan dapat mendorong kesejahteraan masyarakat dan kemajuan Jawa Tengah secara keseluruhan. Keberidean dan inovasi para santri dalam mengembangkan usaha dan program ekonomi diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat luas untuk berdaya dan membangun ekonomi yang mandiri.