Bulog Magelang menargetkan serap 62.690 ton setara beras dari petani
Bulog Magelang Menargetkan Serap 62.690 Ton Setara Beras dari Petani
Magelang, 17 Juli 2023 – Perum Bulog Cabang Magelang, Jawa Tengah, menargetkan penyerapan gabah dan beras milik petani di wilayah Kedu dengan jumlah 62.690 ton setara beras selama tahun 2026. Target tersebut naik dari realisasi penyerapan pada tahun 2022 yang mencapai 59.573 ton setara beras.
Pimpinan Bulog Cabang Magelang, Ihsan Sura Adilaga, menjelaskan adanya peningkatan target penyerapan ini didasari oleh kondisi wilayah Kedu yang dianggap sebagai salah satu daerah penghasil beras terbesar di Jawa Tengah. “Meski puncak panen di wilayah kami yang meliputi Kabupaten Magelang, Temanggung, Wonosobo, Purworejo dan Kebumen masih beberapa bulan lagi, kami sudah mulai melakukan aktivitas pengadaan gabah dan beras dari petani di beberapa wilayah yang sudah memasuki musim panen,” ujar Ihsan saat ditemui di Magelang, Senin, 17 Juli 2023.
Ihsan menegaskan bahwa Bulog berkomitmen untuk memberikan harga pembelian yang wajar dan sesuai dengan mutu bagi petani di wilayah operasionalnya. “Kami ingin memastikan bahwa petani mendapatkan keuntungan dan kesejahteraan dari hasil panen mereka,” katanya.
Peningkatan target penyerapan gabah dan beras ini juga didasari oleh upaya Bulog dalam menjaga stabilitas harga pangan di pasar. Dengan memastikan pasokan beras yang cukup, Bulog berharap dapat menekan potensi kenaikan harga beras di pasaran.
Bulog Cabang Magelang telah melakukan berbagai langkah untuk menunjang target penyerapan tahun ini. Salah satunya adalah mengadakan sosialisasi dan edukasi kepada petani terkait mekanisme penyerapan, standar mutu beras, dan program bantuan pemerintah.
“Kami juga menyediakan sarana dan prasarana yang memadai untuk proses pengadaan gabah dan beras,” lanjut Ihsan.
Selain itu, Bulog juga menjalin kerjasama dengan berbagai pihak terkait, seperti Dinas Pertanian dan Perkebunan setempat, kelompok tani, dan agen pengumpul gabah. Kerjasama ini diharapkan dapat membantu memperlancar proses penyerapan dan distribusi beras dari petani kepada masyarakat.
Sementara itu, sejumlah petani yang ditemui di beberapa wilayah Kedu menyatakan apresiasi terhadap program penyerapan gabah dan beras Bulog. “Harga yang ditawarkan Bulog cukup kompetitif dan prosesnya juga mudah,” ujar seorang petani di Kabupaten Magelang.
Bulog berharap dengan peningkatan target penyerapan gabah dan beras ini dapat memberikan dampak positif bagi kesejahteraan petani dan stabilitas harga pangan di wilayah Kedu dan sekitarnya.