BI optimistis nilai tukar rupiah akan menguat
BI Optimistis Nilai Tukar Rupiah Akan Menguat
Jakarta – Bank Indonesia (BI) menyatakan optimisme terhadap pergerakan nilai tukar rupiah yang akan mengalami penguatan secara fundamental dalam waktu mendatang. Gubernur BI, Perry Warjiyo, menjelaskan kondisi ekonomi Indonesia saat ini menjadi fondasi bagi optimisme tersebut.
“Kami optimistis nilai tukar rupiah akan menguat secara fundamental didukung oleh beberapa faktor positif. Inflasi yang terus terkendali, pertumbuhan ekonomi yang menunjukkan perbaikan, imbal hasil investasi Indonesia yang menarik, serta kinerja neraca perdagangan yang positif,” ujar Perry Warjiyo dalam konferensi pers di Jakarta, (kata tanggal dan waktu konferensi),
Menurut Perry, pengendalian inflasi menjadi satu faktor kunci dalam mendorong penguatan rupiah. BI berupaya keras menjaga stabilitas harga dengan menerapkan kebijakan moneter yang tepat sasaran. “Tingkat inflasi yang rendah memperkuat daya saing rupiah di pasar internasional,” tambahnya.
Selain itu, Perry menyinggung tentang pemulihan ekonomi Indonesia yang terus menunjukkan tren positif. Pertumbuhan ekonomi real yang mencapai (persentase pertumbuhan) pada kuartal (nombor kuartal) tahun berjalan menjadi bukti capaian tersebut.
“Pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan akan menarik minat investor dalam dan luar negeri, meningkatkan permintaan terhadap rupiah, dan selanjutnya menguatkan nilai tukarnya,” jelas Perry.
Lebih lanjut, Perry menyebutkan bahwa Indonesia berupaya untuk meningkatkan daya tarik investasi.
“Banyak investor yang tertarik dengan potensi ekonomi Indonesia, yang termanifestasikan dalam peningkatan aliran investasi masuk ke berbagai sektor,” ungkapnya.
Ia juga menyinggung kinerja neraca perdagangan yang positif, yaitu surplus perdagangan berkelanjutan dalam beberapa bulan terakhir. Surplus ini menunjukkan bahwa ekspor Indonesia melebihi impor, sehingga memperkuat posisi rupiah di pasar valuta asing.
Dalam kesempatan tersebut, Perry juga menekankan pentingnya peran seluruh elemen bangsa dalam menjaga stabilitas nilai tukar rupiah.
“Penguatan rupiah adalah kepentingan bersama. Kita perlu bekerja sama untuk menciptakan iklim ekonomi yang kondusif dan menarik bagi investor. Pendekatan yang terpadu Jogjajateng.com pemerintah, Bank Indonesia, dan masyarakat akan sangat membantu dalam mencapai tujuan ini,” pungkasnya.