JogjaJateng .com

Merokok dekat anak dapat merusak organ pernapasan dan saraf

January 28, 2026 • Jogja jateng
Merokok dekat anak dapat merusak organ pernapasan dan saraf

Merokok Dekat Anak Dapat Merusak Organ Pernapasan dan Saraf

Jakarta, 10 Oktober 2023 – Perilaku merokok bahkan di sekitar anak-anak tergolong sebagai bentuk paparan asap rokok secara tidak langsung yang berpotensi merusak kesehatan anak. Hal ini diungkapkan oleh dokter spesialis anak konsultan respirologi dari Universitas Indonesia dr. Darmawan Budi Setyanto Sp.A (K) dalam Seminar Kesehatan Anak di Jakarta. Menurut dr. Darmawan, asap rokok yang dihembuskan oleh perokok aktif mengandung ribuan zat berbahaya yang dapat diserap oleh anak meskipun tidak langsung merokok.

“Asap rokok sebagai polutan udara mengandung lebih dari 7.000 bahan kimia, di Jogjajateng.comnya ratusan zat yang diketahui beracun dan setidaknya 70 di Jogjajateng.comnya diketahui dapat menyebabkan kanker. Anak-anak yang terpapar asap rokok, baik melalui perokok pasif maupun aktif, berisiko lebih tinggi terkena berbagai penyakit yang mengancam fungsi organ tubuh, termasuk gangguan pernapasan dan perkembangan saraf,” terang dr. Darmawan.

Paparan asap rokok, khususnya pada anak, dapat menyebabkan berbagai masalah pernapasan seperti asma, bronkitis, pneumonia, dan infeksi saluran pernapasan lainnya. Dinyatakan dr. Darmawan, napas anak-anak masih dalam pengembangan dan lebih rentan terhadap iritasi dan kerusakan yang disebabkan oleh bahan kimia berbahaya dalam asap rokok.

“Asap rokok memicu peradangan pada saluran pernapasan, melumpuhkan fungsi paru-paru untuk membersihkan diri, dan meningkatkan kemungkinan infeksi. Anak-anak yang terpapar asap rokok juga lebih rentan terhadap alergi dan penyakit pernapasan kronis,” tegas dr. Darmawan.

Selain mengganggu sistem pernapasan, dr. Darmawan juga menekankan bahwa paparan asap rokok dapat berdampak buruk pada perkembangan otak dan sistem saraf anak. “Penelitian menunjukkan bahwa asap rokok dapat merugikan pengembangan otak, menghambat proses pembelajaran dan mengingat, dan meningkatkan risiko gangguan koordinasi dan motorik. Anak yang terpapar asap rokok juga berisiko lebih tinggi terkena gangguan perilaku, ADHD, dan gangguan emosional,” ungkapnya.

Untuk melindungi kesehatan anak dari dampak negatif asap rokok, dr. Darmawan menyarankan beberapa langkah penting yang dapat diambil.

Menghindari merokok di sekitar anak  : Menghentikan seluruh aktivitas merokok di rumah, mobil, maupun tempat bermain anak merupakan langkah awal yang krusial.
Meningkatkan kesadaran masyarakat  : Masyarakat perlu di edukasi tentang bahaya asap rokok dan pentingnya menghindari paparan asap rokok bagi anak-anak.
Mendorong kebijakan anti rokok  : Pemerintah perlu memperkuat regulasi dan kebijakan untuk meminimalisir paparan asap rokok di lingkungan masyarakat. 

“Kami berharap dengan meningkatkan kesadaran bersama, kita dapat menciptakan lingkungan yang sehat dan bebas asap rokok untuk melindungi kesehatan generasi penerus bangsa,” pungkas dr. Darmawan.

Sumber: jogjajateng.com

Advertising Space

Slot 01 Available

Book Now

Promotion Slot

Slot 02 Available

Contact Admin

Sponsorship

Slot 03 Available

Partner With Us