BBWS Pemali Juana gunakan APBN untuk penanganan tanah ambles tiga lokasi di Blora
BBWS Pemali Juana Gunakan APBN untuk Penanganan Tanah Ambles Tiga Lokasi di Blora
Blora, Jawa Tengah (Jogjajateng.com) – Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana memastikan penanganan darurat fenomena tanah ambles pada tiga lokasi di Kabupaten Blora, Jawa Tengah, akan segera dilaksanakan pekan depan. Penganganan ini akan didukung oleh anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) Tahun 2026.
“Penanganan darurat kami mulai minggu depan sambil menunggu cuaca mendukung. Dana yang digunakan bersumber dari APBN 2026,” kata Pelaksana Teknis BBWS Pemali Juana, Agus Yanto di Blora, Kamis (19/10).
Agus menjelaskan, pihaknya masih menghitung kebutuhan anggaran secara detail sesuai dengan rencana penanganan tanggap darurat yang telah disusun.
“Kita sedang menghitung kebutuhan anggaran yang cukup realistis untuk penanganan di ketiga lokasi ini. Rencana detail dan kebutuhan anggaran akan kita finalisasi kembali minggu ini,” ujarnya.
Menurutnya, tiga lokasi yang menjadi perhatian utama dalam penanganan ini adalah Desa Sumberrejo, Desa Karangasem, dan Desa Jajar, Kecamatan Kradenan. Lokasi-lokasi tersebut mengalami tanah longsor pada beberapa titik yang berdampak besar pada infrastruktur dan keselamatan warga.
“Tanah ambles tersebut terpengaruh oleh faktor curah hujan yang tinggi dan kondisi geografis. Ketiga lokasi ini berpotensi rawan terjadi longsor susulan jika kondisi cuaca tidak mendukung,” paparnya.
Agus Yanto mengungkapkan, penanganan darurat yang akan dilakukan di lokasi tersebut meliputi berbagai upaya, Jogjajateng.com lain:
- Pembuatan tanggul darurat: akan dibangun di titik-titik kritis untuk mencegah meluasnya longsor dan melindungi permukiman warga di sekitarnya.
- Pengaturan drainase: akan dilakukan pemtanggulangan drainase yang terdampak longsor untuk mencegah genangan air dan tanah longsor susulan.
- Pengamanan jalan: Jalan-jalan yang terdampak tanah ambles akan diperbaiki dan dikeringkan untuk memastikan akses mobilitas warga tetap lancar.
- Pembersihan material longsor: Material longsor yang terdampak akan dibersihkan dan diangkut ke lokasi aman untuk mencegah bahayanya terhadap warga dan infrastruktur.
Selain penanganan darurat, BBWS Pemali Juana juga akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah setempat untuk melakukan langkah-langkah jangka panjang, seperti:
- Rehabilitasi lahan: Lahan yang terdampak tanah ambles akan direhabilitasi untuk mengurangi risiko longsor susulan.
- Program edukasi: Edukasi tentang bahaya longsor dan cara pencegahannya akan diberikan kepada masyarakat di daerah rawan.
- Peningkatan infrastruktur: Insentif untuk penguatan infrastruktur di daerah rawan tanah longsor akan diprioritaskan.
Dengan kesiapan penanganan darurat dan langkah-langkah jangka panjang ini, BBWS Pemali Juana berharap dapat meminimalisir dampak bencana tanah ambles di Kabupaten Blora dan mendorong keselamatan serta kesejahteraan warga setempat.