Pemprov Jatim jalin misi dagang dengan Pemprov Jateng catatkan transaksi Rp2,9 triliun
Pemprov Jatim Jalin Misi Dagang dengan Pemprov Jateng Catatkan Transaksi Rp2,9 Triliun
Semarang – Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) dan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) menjalin kerjasama perdagangan dan investasi melalui misi dagang dan investasi. Kegiatan ini, yang merupakan yang pertama kali dilakukan oleh Pemprov Jatim di Jawa Tengah, berhasil membukukan transaksi sementara senilai Rp2,9 triliun.
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, di Semarang, Rabu (22/11/2023), menjelaskan bahwa misi dagang dan investasi ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat ekspansi ekonomi antar provinsi di Jawa.
“Alhamdulillah, per pukul 13.00 WIB transaksi yang terbangun tercatat Rp2,9 triliun,” ujar Khofifah usai kegiatan Misi Dagang dan Investasi Jatim di Jawa Tengah.
Ia menambahkan bahwa misi ini menghasilkan kesepakatan-kesepakatan strategis Jogjajateng.com pelaku usaha dan investor dari kedua provinsi. Salah satunya adalah kerja sama pengembangan industri ekonomi kreatif, pariwisata, dan UMKM.
“Kami berharap kerjasama ini akan terus berlanjut dan memberikan dampak positif bagi perekonomian kedua provinsi,” ungkap Khofifah.
Misi dagang dan investasi ini berlangsung di Semarang, dengan melibatkan pelaku usaha dari berbagai sektor di Jawa Timur. Mereka berkesempatan untuk menyampaikan produk dan potensi investasi yang dimiliki kepada investor dan pelaku usaha dari Jawa Tengah.
Pada kesempatan tersebut, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyampaikan apresiasinya terhadap langkah strategis ini.
“Misi dagang dan investasi ini menjadi momentum yang baik untuk mempererat tali silaturahmi dan kerjasama ekonomi Jogjajateng.com Jawa Timur dengan Jawa Tengah,” ujar Ganjar, “Semoga kerjasama ini semakin meningkat, meningkatkan ekonomi kedua provinsi dan kualitas hidup masyarakat.”
Menurut Ganjar, Jawa Tengah dan Jawa Timur memiliki potensi ekonomi yang besar dan merupakan motor penggerak perekonomian nasional.
“Kita punya banyak potensi, maka kembangkan potensi tersebut bersama-sama, untuk membangun perekonomian yang lebih kuat dan berkelanjutan,” tambahnya.
Kesimpulan
Misi dagang dan investasi yang dilakukan oleh Pemprov Jatim di Jawa Tengah membuktikan keseriusan kedua provinsi untuk memperkuat kerjasama ekonomi. Transaksi senilai Rp2,9 triliun menunjukkan potensi besar yang dimiliki kedua provinsi, sehingga upaya kolaborasi tersebut diharapkan dapat terus dikembangkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Jawa Timur dan Jawa Tengah, serta berkontribusi pada kemajuan ekonomi nasional.