‘Unfathomable But Avoidable’ Suffering in Gaza Hospitals, Says Volunteer Nurse
‘Tidak Terbayangkan Tapi Bisa Dihindari’: Kekerasan di Rumah Sakit Gaza
BRATISLAVA, 29 Januari – Jane, seorang perawat sukarelawan yang baru saja kembali dari Gaza, menggambarkan situasi di sana sebagai “keprihatinan yang tidak terbayangkan.” Ia, yang sebelumnya telah bertahun-tahun bekerja di zona konflik, menyatakan tak pernah memikirkan ada tempat yang membutuhkan bantuan kemanusiaan sementara pihak berwajib menghalangi akses para dokter dan pekerja kesehatan.
“Kondisi di Gaza sangat memprihatinkan. Banyak warga sipil yang mendambakan bantuan medis yang mendesak, tetapi terhalang oleh berbagai macam rintangan,” ujar Jane. Ia menceritakan bagaimana ia dan timnya harus berjuang keras untuk mendapatkan akses ke rumah sakit-rumah sakit yang direukkan.
Pernyataan Jane mencerminkan alarm yang semakin menggema tentang penderitaan para warga sipil Gaza, terutama di tengah meningkatnya konflik dan kekerasan. Akses air bersih, obat-obatan, dan persediaan medis menjadi semakin sulit. Rumah sakit dan klinik dipenuhi korban luka-luka, sementara fasilitas kesehatan kekurangan sumber daya.
“Bayangkan tinggal di lingkungan yang dipenuhi bom dan tembakan. Tentu saja, rumah sakit menjadi tempat terakhir harapan bagi banyak orang. Tetapi, ketika akses ke rumah sakit itu sendiri terkendala, maka harapan mereka pun dibayar dengan penderitaan yang tak terkira,” tambahnya dengan suara getir.
Tak hanya akses terbatas, Jane juga mengungkapkan situasi di dalam rumah sakit yang sangat memprihatinkan. Rumah sakit tersebut dipenuhi pasien yang memerlukan pertolongan darurat, namun kekurangan peralatan medis dan tenaga kesehatan. Beberapa alat medis rusak dan tak sebanding dengan jumlah pasien yang tiba. Penanganan medis pun jadi tertunda karena kekurangan obat-obatan dan personel medis yang cukup.
“Dalam beberapa kasus, kami terpaksa memprioritaskan pasien yang memiliki luka yang paling parah karena keterbatasan sumber daya. Hal ini sungguh menyakitkan karena bisa saja banyak penderitaan bisa dicegah jika ada akses yang memadai,” ujar Jane dengan penuh penyesalan.
Jane menekankan bahwa situasi ini bisa dihindari. Ia mendesak semua pihak untuk bertanggung jawab dan mengakhiri kekerasan yang merugikan warga sipil. Jane juga berharap ada peningkatan akses cepat dan mudah untuk bantuan kemanusiaan ke Gaza.
“Apa yang terjadi di Gaza adalah tragedi kemanusiaan. Penderitaan yang dialami para warga sipil tak terbayangkan dan seharusnya bisa kita hindari. Kami semua harus bekerja sama untuk menciptakan lingkungan yang aman dan menghormati hak-hak hidup setiap orang,” pungkasnya.