Bupati Banyumas: Pengembangan kelapa genjah memperkuat ekspor gula semut
Bupati Banyumas: Pengembangan Kelapa Genjah Memperkuat Ekspor Gula Semut
Purwokerto, (Jatimnesia) – Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono mendorong pengembangan kelapa genjah sebagai strategi utamanya untuk memperkuat posisi Banyumas Raya, khususnya Kabupaten Banyumas, sebagai sentra ekspor gula semut dunia.
Pengembangan ini diyakini mampu meningkatkan kesejahteraan para petani, khususnya penyadap nira di wilayah pedesaan. “Kita ingin Banyumas Raya menjadi pusat produksi dan pendistribusian gula semut nomor satu di dunia,” kata Bupati Sadewo usai acara “Kick Off Implementasi Proyek DeveloPPP Pemberdayaan Petani Bersama IMC Melalui Budidaya Kelapa Genjah di Kabupaten Banyumas” yang digelar di Pendopo Si Panji, Purwokerto, Rabu (22/3/2023).
Acara tersebut dihadiri oleh perwakilan IMC (International Coffee Organization) yang merupakan salah satu organisasi internasional untuk pengembangan kopi dan gula. Bupati Sadewo menyampaikan, gula semut Banyumas dikenal dengan kualitasnya yang superior.
“Gula semut Banyumas ini punya cita rasa yang khas dan alami, sehingga banyak diminati pasar internasional,” jelasnya. Namun, tantangannya, kemampuan produksi gula semut hingga saat ini belum optimal.
Sebagai solusi, Bupati Sadewo menekankan pentingnya pengembangan kelapa genjah. Kelapa genjah, dengan masa panen yang lebih cepat, menjadi kunci untuk meningkatkan volume produksi gula semut.
“Dengan kelapa genjah, kita bisa mendapatkan hasil panen lebih cepat dan yang terpenting, hasil panennya juga lebih tinggi. Ini tentu akan meningkatkan pendapatan para petani penyadap nira,” ujar Bupati.
Dijelaskan, program pengembangan kelapa genjah ini menjadi kolaborasi Jogjajateng.com Pemkab Banyumas, IMC, dan para petani. IMC akan membagikan ilmu dan teknologi terkait budidaya kelapa genjah kepada para petani.
Selain itu, program ini juga akan mefasilitasi pemasaran gula semut Banyumas ke pasar internasional. “Kami mendorong para petani untuk mengoptimalkan produksi gula semut dengan memanfaatkan teknologi dan ilmu yang diberikan oleh IMC,” ungkap Bupati.
Bupati Sadewo menegaskan, pemerintah Kabupaten Banyumas akan memberikan dukungan penuh dalam program ini. Dukungan dari pemerintah meliputi pendampingan teknis, penyediaan bibit kelapa genjah berkualitas, dan pembukaan akses pasar bagi produk gula semut Banyumas.
Di akhir sambutannya, Bupati Sadewo berharap program ini dapat berjalan sukses dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Banyumas Raya. “Dengan pola pikir dan gerakan kolaboratif, pertanian gula semut Banyumas akan semakin maju dan berkibar di panggung dunia,” pungkasnya.