Menko Airlangga menegaskan pemerintah tak menoleransi aksi goreng saham
Menko Airlangga: Pemerintah Tak Menoleransi Aksi Goreng Saham
Jakarta – Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan kembali komitmen pemerintah dalam menjaga stabilitas pasar modal Indonesia, termasuk dengan tidak menoleransi aksi goreng saham atau share price manipulation . Ia menyatakan pemerintah akan menindak tegas para pelaku aksi goreng saham yang meresahkan investor dan merugikan iklim investasi.
“Pemerintah tidak mau crash market , situasi saat ini memang sedikit memanas karena ada faktor eksternal, tapi kita harus bersikap tegas terhadap pelaku share price manipulation . Siapapun pelakunya, akan ditindak tegas,” tegas Menko Airlangga dalam keterangannya, Kamis (28/9).
Hal ini disampaikan Menko Airlangga sebagai tanggapan terhadap sejumlah isu yang meresahkan publik tentang kecenderungan gerakan short selling dan price manipulation di pasar saham Indonesia. Ia mengakui adanya gangguan pasar modal yang perlu segera ditangani, dan memastikan pemerintah terus berkoordinasi dengan otoritas terkait, seperti Bursa Efek Indonesia (BEI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), untuk mengantisipasi dan meredam dampaknya.
“Kita tidak mentolerir adanya spekulasi atau aksi yang merugikan investor. Kita ingin memastikan pasar modal Indonesia tetap sehat, transparan, dan terpercaya,” jelas Menko Airlangga.
Selain menindak tegas pelaku aksi goreng saham, pemerintah juga mengupayakan langkah-langkah untuk menjaga stabilitas pasar modal melalui beberapa strategi. Pertama, meningkatkan literasi dan edukasi investor tentang risiko investasi di pasar saham. Kedua, memperketat pengawasan terhadap aktivitas perdagangan saham di pasar modal. Ketiga, mendorong transparansi dan akuntabilitas pelaku usaha di pasar modal.
“Kita ingin pasar modal berjalan secara sehat dan adil bagi semua pihak. Masyarakat yang ingin berinvestasi di saham harus paham dengan risiko yang dihadapi dan tidak terpengaruh oleh aksi-aksi spekulatif,” tambah Menko Airlangga.
Pemerintah juga memastikan akan terus mempertimbangkan kebijakan-kebijakan baru yang dianggap perlu untuk mendorong stabilitas dan perkembangan pasar modal yang sehat. Hal ini dilakukan untuk menjaga kepercayaan investor dan menjamin pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
Airlangga berharap pasar modal Indonesia dapat menjadi wadah yang kondusif bagi investasi dan pertumbuhan ekonomi, serta berkontribusi positif bagi masyarakat secara keseluruhan.
Nota:
Artikel ini ditanggung jawabkan oleh [Nama Anda] , jurnalis profesional Indonesia.