Harga Pertamax turun jadi Rp11.800
Harga Pertamax Turun Jadi Rp11.800
Jakarta – PT Pertamina (Persero) mengumumkan perkenalan harga baru untuk beberapa jenis Bahan Bakar Minyak (BBM) di beberapa wilayah mulai 1 Februari 2023. Salah satu catatan signifikan adalah turunnya harga Pertamax (RON 92) menjadi Rp11.800 per liter dari sebelumnya Rp12.350 per liter.
Informasi ini dikonfirmasi langsung oleh Pertamina melalui laman resmi mereka, Sabtu, (4/2/2023). Penyesuaian harga ini diberlakukan di sejumlah wilayah, yang di Jogjajateng.comnya mencakup Jabodetabek.
Perubahan harga ini memicu beragam reaksi dari masyarakat, khususnya para pengguna kendaraan pribadi. Adapun beberapa jenis BBM non-subsidi lainnya yang mengalami penyesuaian harga Jogjajateng.com lain Pertamax Plus (RON 95) dan Dexlite.
Kenaikan harga BBM akhir tahun 2022 lalu sempat memicu keresahan di masyarakat. Kemenkeu dan Mentan sudah mengkaji rencana pembiayaan subsidi BBM agar tetap menjaga keseimbangan di tengah pasang surut harga minyak dunia.
“Permana ini dilakukan untuk menjaga ketersediaan stok BBM dan memastikan stabilitas di pasar energi nasional,” sebut pihak Pertamina melalui rilis resmi yang diterimanya.
K penurunan harga Pertamax ini diharapkan dapat memberikan tanggapan positif bagi para pengendara.
“Kami mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan informasi resmi yang tertera di website dan media sosial resmi Pertamina,” ungkap pihak Pertamina.
Penting bagi masyarakat untuk selalu mengandalkan informasi resmi dari sumber terpercaya, karena banyak sekali informasi yang beredar di media sosial yang belum tentu akurat.
Kesimpulan
Penyesuaian harga BBM Pertamax ke Rp11.800 per liter di beberapa wilayah diharapkan dapat memberikan dampak baik bagi masyarakat pengguna kendaraan pribadi. Selain menjaga stabilisasi harga, Pertamina juga berkomitmen untuk memastikan ketersediaan stok BBM di pasaran.