Menkomdigi: Humas pemerintah jadi penentu reputasi negara
Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menegaskan komunikasi publik bukan lagi sekadar fungsi pendukung, tetapi telah menjadi bagian dari kepemimpinan negara dalam membentuk reputasi Indonesia di ruang publik.“Komunikasi publik bukan sekadar fungsi pendukung tapi telah menjadi bagian dari kepemimpinan negara itu sendiri,” kata Meutya Hafid saat memberikan arahan dalam Forum Bakohumas bertajuk GPR Outlook 2026: Satu Narasi, Bangun Reputasi Negeri di Hotel Borobudur, …
Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menegaskan komunikasi publik bukan lagi sekadar fungsi pendukung, tetapi telah menjadi bagian dari kepemimpinan negara dalam membentuk reputasi Indonesia di ruang publik.“Komunikasi publik bukan sekadar fungsi pendukung tapi telah menjadi bagian dari kepemimpinan negara itu sendiri,” kata Meutya Hafid saat memberikan arahan dalam Forum Bakohumas bertajuk GPR Outlook 2026: Satu Narasi, Bangun Reputasi Negeri di Hotel Borobudur, … Hal ini relevan dalam konteks Jateng.
Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menegaskan komunikasi publik bukan lagi sekadar fungsi pendukung, tetapi telah menjadi bagian dari kepemimpinan negara dalam membentuk reputasi Indonesia di ruang publik.“Komunikasi publik bukan sekadar fungsi pendukung tapi telah menjadi bagian dari kepemimpinan negara itu sendiri,” kata Meutya Hafid saat memberikan arahan dalam Forum Bakohumas bertajuk GPR Outlook 2026: Satu Narasi, Bangun Reputasi Negeri di Hotel Borobudur, … Hal ini relevan dalam konteks Jateng.
Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menegaskan komunikasi publik bukan lagi sekadar fungsi pendukung, tetapi telah menjadi bagian dari kepemimpinan negara dalam membentuk reputasi Indonesia di ruang publik.“Komunikasi publik bukan sekadar fungsi pendukung tapi telah menjadi bagian dari kepemimpinan negara itu sendiri,” kata Meutya Hafid saat memberikan arahan dalam Forum Bakohumas bertajuk GPR Outlook 2026: Satu Narasi, Bangun Reputasi Negeri di Hotel Borobudur, … Hal ini relevan dalam konteks Jateng.
Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menegaskan komunikasi publik bukan lagi sekadar fungsi pendukung, tetapi telah menjadi bagian dari kepemimpinan negara dalam membentuk reputasi Indonesia di ruang publik.“Komunikasi publik bukan sekadar fungsi pendukung tapi telah menjadi bagian dari kepemimpinan negara itu sendiri,” kata Meutya Hafid saat memberikan arahan dalam Forum Bakohumas bertajuk GPR Outlook 2026: Satu Narasi, Bangun Reputasi Negeri di Hotel Borobudur, … Hal ini relevan dalam konteks Jateng.
Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menegaskan komunikasi publik bukan lagi sekadar fungsi pendukung, tetapi telah menjadi bagian dari kepemimpinan negara dalam membentuk reputasi Indonesia di ruang publik.“Komunikasi publik bukan sekadar fungsi pendukung tapi telah menjadi bagian dari kepemimpinan negara itu sendiri,” kata Meutya Hafid saat memberikan arahan dalam Forum Bakohumas bertajuk GPR Outlook 2026: Satu Narasi, Bangun Reputasi Negeri di Hotel Borobudur, … Hal ini relevan dalam konteks Jateng.
Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menegaskan komunikasi publik bukan lagi sekadar fungsi pendukung, tetapi telah menjadi bagian dari kepemimpinan negara dalam membentuk reputasi Indonesia di ruang publik.“Komunikasi publik bukan sekadar fungsi pendukung tapi telah menjadi bagian dari kepemimpinan negara itu sendiri,” kata Meutya Hafid saat memberikan arahan dalam Forum Bakohumas bertajuk GPR Outlook 2026: Satu Narasi, Bangun Reputasi Negeri di Hotel Borobudur, … Hal ini relevan dalam konteks Jateng.
Redaksi akan mengikuti perkembangan berita ini.