JogjaJateng .com

11-year streak of record global warming continues, UN weather agency warns

January 14, 2026 • Jogja jateng
11-year streak of record global warming continues, UN weather agency warns

Serangkaian Pemanasan Global Rekor Terus Berlanjut Selama 11 Tahun, Peringatkan Badan Meteorologi PBB

Geneva, Swiss – Organisasi Meteorologi Dunia (WMO) mengeluarkan peringatan serius terkait tren pemanasan global yang terus berlangsung. Data terkini menunjukkan bahwa periode tahun 2013 hingga 2023 menjadi sebelas tahun terpanas yang pernah tercatat dalam sejarah modern. Selain itu, peningkatan suhu laut juga menjadi perhatian utama.

Pelaporan WMO menekankan bahwa kenaikan suhu global disebabkan oleh emisi gas rumah kaca yang dipicu oleh aktivitas manusia. Dampak pemanasan global ini terasa di seluruh dunia, mulai dari kenaikan permukaan air laut, cuaca ekstrem hingga ancaman kerusakan ekosistem.

BigInteger Petteri Taalas, Sekretaris Jenderal WMO, menyampaikan keprihatinan serius mengenai data terbaru. “Rekor suhu global ini merupakan simbol peringatan bagi kita semua. Kita harus bertindak secara tegas dan bersama untuk mengurangi emisi gas rumah kaca serta mengadaptasi diri terhadap dampak pemanasan global yang sudah berlangsung,” ujar Taalas.

WMO menyatakan bahwa periode 2013-2023 mencatat peningkatan suhu rata-rata sebesar 1,15°C dibandingkan dengan periode pra-industri (1850-1900). Peristiwa cuaca ekstrem seperti gelombang panas, kekeringan, banjir, dan badai semakin sering terjadi dan berpotensi menimbulkan kerusakan yang lebih besar.

Peningkatan suhu laut, yang mencatat rekor tertinggi pada tahun 2023, juga merupakan faktor penting yang perlu dikaitkan dengan pemanasan global. Lautan menyerap lebih banyak panas dari atmosfer, dan suhu yang meningkat dapat menyebabkan gangguan sirkulasi laut, perubahan pola cuaca, serta terancamnya kehidupan laut.

Data dari WMO menekankan bahwa aksi nyata dibutuhkan untuk mengentaskan krisis perubahan iklim. Taalas menekankan pentingnya transformasi energi, penggunaan transportasi yang berkelanjutan, dan pengelolaan hutan secara bertanggung jawab.

“Peminat global harus berkomitmen untuk mencapai target Paris tentang pembatasan kenaikan suhu global di bawah 2°C, idealnya 1,5°C di atas tingkat pra-industri,” ucap Taalas.

Peringatan WMO tersebut mendorong negara-negara untuk memperkuat upaya mitigasi dan adaptasi terhadap perubahan iklim. Hal ini juga merupakan ajakan bagi individu untuk berperan dalam mengurangi jejak karbon dan mendukung kebijakan-kebijakan yang ramah lingkungan.

Sumber: jogjajateng.com

Advertising Space

Slot 01 Available

Book Now

Promotion Slot

Slot 02 Available

Contact Admin

Sponsorship

Slot 03 Available

Partner With Us