Afghanistan to remain major crisis in 2026, UN, partners warn
Afghanistan Tetap Akan Jadi Krisis Utama, Peringatkan PBB dan Mitra
Kabul, 30 Desember 2025 – Afghanistan diproyeksikan akan tetap menjadi salah satu krisis kemanusiaan terbesar di dunia pada tahun 2026, demikian peringatan dari badan-badan PBB dan mitra kemanusiaan pada hari Selasa. Mereka meluncurkan upaya pembiayaan sebesar $1,7 miliar untuk membantu hampir 18 juta warga Afghanistan yang membutuhkan pertolongan mendesak.
Upaya pembiayaan tersebut menekankan keprihatinan mendalam terhadap kondisi di tanah air itu. Meskipun telah terjadi beberapa kemajuan, Afghanistan masih menghadapi tantangan besar, termasuk kemiskinan ekstrem, kelaparan, dan kurangnya akses terhadap layanan dasar seperti pendidikan dan kesehatan.
“Situasi di Afghanistan sangat kritis. Masyarakat telah mengalami penderitaan yang luar biasa dalam beberapa tahun terakhir, dan krisis ini semakin memperburuk,” ungkap seorang juru bicara badan amal PBB di Kabul.
Data menunjukkan bahwa hampir 95% populasi Afghanistan hidup dalam kemiskinan. Pertumbuhan ekonomi yang lemah, pengangguran tinggi, dan kekurangan sumber daya mendasari skala besar penderitaan penduduk. Gangguan akses terhadap air bersih dan sanitasi juga membuat mereka rentan terhadap penyakit menular.
Pendidikan juga menjadi perhatian utama. Sejak berlakunya pemerintahan Taliban, akses bagi perempuan ke pendidikan di atas tingkat dasar sangat dibatasi. “Kelanjutan pendidikan sangat penting bagi masa depan Afghanistan, baik bagi perempuan maupun laki-laki,” ujar seorang perwakilan lembaga amal internasional.
Pada tahun 2026, fokus utama dari upaya bantuan akan dialihkan ke lima area prioritas:
Mendorong akses ke pangan dan air bersih.
Memberikan dukungan kesehatan, termasuk vaksinasi dan layanan maternal.
Menjaga kesehatan dan kesejahteraan anak-anak, terutama perempuan dan anak-anak yang terdampak.
Meningkatkan akses terhadap layanan dasar seperti pendidikan dan sanitasi.
Membentuk fondasi ekonomi yang berkelanjutan untuk mendukung pemulihan.
Pertemuan internasional dan konferensi donor diprediksi akan menjadi wadah penting untuk menyerukan dukungan dan komitmen internasional agar upaya bantuan ini dapat dipenuhi.
Komitmen global untuk membantu Afghanistan pada tahun 2026 menjadi kunci untuk membantu bangsa itu bangkit dari krisis dan membebaskan rakyatnya dari penderitaan.